Keracunan di Bantargadung, Dirut RSUD Palabuhanratu Ingatkan Bahaya Jamur Liar

Rabu, 25 Desember 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Direktur RSUD Palabuhanratu, dr. Rika Mutiara, mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati mengonsumsi jamur liar yang banyak tumbuh saat musim hujan.

Imbauan ini disampaikan menyusul insiden keracunan masal di Kampung Kebon Kalapa, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang melibatkan 17 warga.

“Tolong jangan mudah mengonsumsi jamur liar yang tidak dikenal atau jarang dikonsumsi sebelumnya. Banyak jamur berbahaya yang tumbuh di musim hujan. Waspada adalah kunci,” tegas dr. Rika, Rabu (25/12/2024).

Insiden ini menjadi peringatan bagi masyarakat Sukabumi, khususnya di daerah pedesaan, untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi bahan makanan dari alam.

“Jika tidak yakin dengan jenis jamur yang ditemukan, lebih baik hindari. Kesalahan dalam mengenali jamur bisa berakibat fatal,” kata dr. Rika.

Ia meminta seluruh pihak, termasuk puskesmas, Koramil, dan Polsek, untuk aktif menyosialisasikan bahaya konsumsi jamur liar. “Ini demi mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.

Dokter jaga IGD RSUD Palabuhanratu, Raditya Nugraha, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima tujuh pasien yang dirujuk dari puskesmas dengan gejala keracunan.

“Gejala yang dialami rata-rata mual, muntah, diare, pusing, dan berkeringat. Setelah kami lakukan anamnesis, diketahui keracunan ini disebabkan oleh jamur liar yang mereka konsumsi,” ujar Raditya.

Dari tujuh korban yang dirawat, enam orang kini dalam kondisi stabil, sementara satu orang, Bapak Emo, masih mendapat perawatan intensif akibat kondisi tubuhnya yang lemah.

“Kondisi pasien yang satu ini lebih berat. Tensi rendah dan tubuh sangat lemah. Kami memberikan obat-obatan khusus untuk mendukung pemulihannya,” tandas Raditya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Digitalisasi Layanan, Heri Firmansyah Ungkap Strateginya
Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar
Jamil D’Academy Obati Kerinduan Warga Lewat Penampilan Meriah di Almamater
Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi
Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya
Hati-Hati Penipuan! Akun Bodong Catut Nama Kajari Kabupaten Sukabumi
Bah Anom Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi, Usung Semangat “MASAGI” dan PWI KUAT
Hercules: DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Raih Predikat DPC Terbaik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27 WIB

BPR Sukabumi Percepat Digitalisasi Layanan, Heri Firmansyah Ungkap Strateginya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WIB

Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar

Senin, 15 Juni 2026 - 13:12 WIB

Jamil D’Academy Obati Kerinduan Warga Lewat Penampilan Meriah di Almamater

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:54 WIB

Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:55 WIB

Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB