Ribuan ASN di Sukabumi Gagal Gajian Akibat SIPD Ngelag

Kamis, 7 November 2024 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sukabumi mengalami keterlambatan gaji akibat gangguan teknis pada Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

Sistem yang seharusnya memudahkan pengelolaan keuangan daerah tersebut justru menjadi kendala, sehingga proses pencairan gaji ASN mengalami hambatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menjelaskan bahwa permasalahan ini tidak hanya terjadi di Sukabumi, tetapi juga di sejumlah daerah lainnya.

“Iya sekarang belum pada gajian, yang belum selesai SIPD-nya. Sebetulnya ini permasalahan di sistem SIPD, dulu Kasimda, sekarang harus sudah beralih. Nah dengan adanya SIPD kemarin itu kita sudah input semua, balik lagi ke nol,” ungkap Ade, Kamis (7/11/2024).

Sebelumnya, Pemkab Sukabumi menggunakan sistem Kasimda untuk mengelola keuangan. Namun, sejak diberlakukannya aturan baru, pemerintah daerah wajib menggunakan SIPD.

Menurut Ade, proses peralihan ini menyebabkan keterlambatan karena data-data yang telah diinput harus diatur ulang dari awal.

Ade menambahkan bahwa Pemkab Sukabumi telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Ia mengungkapkan, kendala teknis ini juga telah disampaikan dalam rapat bersama KPK, BPKP, dan BPK untuk memastikan Kemendagri segera memperbaiki kinerja SIPD.

“Jadi bukan hanya Kabupaten Sukabumi, tapi ada kabupaten lain juga. Tapi kan di kita mah ngelag terus. Terus terang saja ngelag, loading. Kita sudah sampaikan, saya sekda kan dipanggil, terus kita sudah sampaikan Kabupaten Sukabumi teh walaupun dekat ke pusat selalu ngelag,” jelasnya.

Ade mengaku Pemkab Sukabumi berupaya keras agar proses pencairan gaji ASN bisa segera dilakukan. Saat ini, sejumlah langkah sudah ditempuh untuk mempercepat proses tersebut.

“Sekarang lagi proses, insyaallah sudah mulai pencairan sebagian,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Krisdayanti Hebohkan Cibadak, Ribuan Warga Antusias hingga Berebut Foto Bersama
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB