Sri Erni TKW Asal Cikakak Meninggal di Suriah

Sabtu, 28 September 2024 - 15:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sri Erni Juniarti, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Cimaja, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan meninggal dunia di Suriah pada 14 September 2024.

Kabar duka ini disampaikan oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Suriah kepada keluarganya, yang sebelumnya menerima pesan dari Sri bahwa dirinya mengalami kekerasan dari majikan.

“Kabar terakhir yang saya dapat ditanggal 19 atau 20 kemarin dari KBRI Suriah, bahwa almarhum (Sri Erni) itu sudah meninggal dunia yang saya dapatkan,” kata Bambang Permadi (34) saudara almarhum Sri Erni, Sabtu (28/9/2024).

Bambang menyebutkan, Sri yang berangkat ke Suriah pada tahun 2022, sempat mengeluhkan perlakuan buruk yang ia terima di tempat kerjanya.

Menurut Bambang, Sri dalam percakapan terakhirnya pada 14 September 2024, Sri mengaku kepalanya dipukul majikannya dengan panci hingga berdarah.

“Ditanggal 14 itu, saya sempat chatingan dengan almarhum, pas saya tanyakan lagi pas tanggal 19, KBRI mengabarkan beliau meninggal itu ditanggal 14 sama. Beliau curhat ditinggal 14 itu bahwa beliau disiksa oleh majikannya sempat dipukul kepalanya sama panci sampai berdarah,” terang Bambang.

Sementara itu, Jamilah (60) orantua angkat almarhum menceritakan hal sama. Dia menyebutkan bahwa almarhum kerap menjadi siksaan majikannya.

“Kabar terakhir katanya sri erni meninggal, terus sebelumnya dia suka nelpon klo dia suka di siksa sama majikannya. Suka dipukul, trus di kasih makan juga sedikit klo udah kerja banyak itu juga,” ucap Jamilah.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Berita Terbaru