Pergerakan Tanah di Cireunghas, BPBD: Lima Rumah Rusak, Satu Ambruk

Sabtu, 2 Desember 2023 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sedikitnya ada lima rumah mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah di Kampung Tegalkaso RT. 03/05 Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas.

Plt. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim mengatakan, pergerakan tanah terjadi saat curah hujan tinggi pada Jumat (01/12/2023) kemarin.

“Terdapat lima rumah yang dihuni lima Kepala Keluarga (KK) mengalami kerusakan, dua rusak berat dan 3 rusak ringan,” kata Medi.

Dari lima KK tersebut, terdapat 21 jiwa yang menghuni lima rumah tersebut. Dua rumah yang mengalami rusak berat, dan 9 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Medi mengatakan, tiga rumah yang berada di samping rumah rusak berat dan ambruk hanya mengalami rusak ringan. Dampak kerusakan menimbulkan beberapa retakan di dalam rumah warga. BPBD Kabupaten Sukabumi meminta agar warga yang terdampak untuk mengungsi, karena pergerakan tanah tersebut bisa terpicu akibat hujan.

“Kita rekomendasikan untuk mengungsi yang mengalami rusak ringan,” jelas Medi.

Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Sukabumi, berencana akan mengkaji kondisi wilayah bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sementara, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cireunghas, Muhammad Fadil menyebutkan bahwa pergerakan tanah terjadi pertama kali pada hari Minggu, (26/11/2023) lalu.

“Berawal hujan deras di hari Minggu lalu, pertama kali retakan pada kolam milik bapak Atu pada pukul 23.30 WIB, dan terus meluas dengan radius kurang lebih 80 meter,” ujar Fadil.

Dia menjelaskan, terdapat 43 rumah yang saat ini telah melaporkan terjadi retakan-retakan kecil terjadi di rumahnya. Warga dihimbau untuk waspada pergerakan tanah dapat terjadi dengan cepat setiap waktunya. “Tadi sekira pukul 3 sore, 1 rumah ambruk rata dengan tanah,” tuturnya.

Hujan terus menerus yang terjadi hampir setiap hari membuat pergeseran tanah semakin cepat dan membuat retakan kembali. Puncaknya, lanjut Fadil, pada Jumat 1 Desember 2023, 2 rumah langsung mengalami rusak berat, bahkan 1 rumah ambruk rata dengan tanah.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB