KNKT Gelar Olah TKP Lokasi Ledakan Tabung Gas CNG di Cibadak

Rabu, 29 November 2023 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan tabung gas CNG di Jalan Raya Nasional Kampung Lodaya, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/11/2023).

“Truk yang membawa muatan gas di jalan Cibadak itu masuk pada salah satu kategori kecelakaan sangat berbahaya. Artinya, PP 62 Tahun 2013 KNKT bertugas melakukan investigasi terhadap kecelakaan yang sangat berbahaya,” kata Investigator KNKT Nasional, Zulfikar.

Tabung gas CNG sambungnya, tiba-tiba meledak hingga menyebabkan korban jiwa dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka. Tim KNKT itu mendatangi lokasi untuk melihat lokasi kejadian dan melihat bekas-bekas yang terdampak dari ledakan gas tersebut

“Ledakan gas CNG itu, bisa sampai di atas 200 bar. Artinya, ini bisa berpotensi merusak di area sekitar radius 50 meter akibat dari ledakan itu,” bebernya.

Untuk itu, Tim KNKT Nasional akan mengumpulkan semua keterangan tersebut untuk dijadikan sebagai bahan investigasi dan edukasi kepada masyarakat.

Bilamana ada terjadi situasi ledakan, maka sudah seharusnya warga dievakuasi dari jarak sekitar 50 meter dari radius tempat kejadian.

“Kita juga berusaha melakukan antisipasi pencegahan, bilamana ada kebocoran. Karena gas CNG ini jika ada bocor tidak berbau tidak seperti gas liquide gas LPG lainnya bila terjadi bocor akan ketahuan atau kecium baunya,” timpalnya.

“Jadi, kalau gas CNG bocor tidak akan kecium baunya. Aritnya itu ada resiko juga bila terjadi kebocoroan yang bisa mengakibatkan ledakan seperti ini,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, investigasi hari pertama ini Tim KNKT Nasional untuk melihat kondisi pasca terjadi ledakan.

“Hasil dari investigasi ini, kita mengukur juga berapa jarak radius ledakan itu. Jadi untuk kedepannya, untuk melakukan mitigasi, bila suatu tabung dengan material baja bisa melontarkan sejauh 50 meter,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Peristiwa ledakan tabung gas CNG yang diangkut Truk Isuzu putih bernomor polisi B 9496 SYX di ruas Jalan Raya Sukabumi – Bogor, tepatnya di Kampung Lodaya I, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Senin (27/11) sore.

Reporter : Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB