JURNALSUKABUMI.CO – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Sukabumi konsisten terlibat dalam kegiatan pembersihan pantai Cibutun Pesisir Loji, Kecamatan Simpenan.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bapelitbangda Kab Sukabumi Jalaludin Mukti, menjelaskan bahwa upaya pembersihan pantai ini merupakan langkah yang telah berlangsung selama beberapa waktu.
Setiap tahun, Pesisir Loji menjadi tuan rumah untuk kegiatan bersih pantai, yang telah menjadi agenda rutin di kalender lingkungan.
“Memang kegiatan bersih pantai ini sebenarnya tidak hanya hari ini atau dimulai dari tanggal 4 Oktober kemarin. Kami setiap tahun memiliki hari bersih pantai dan kegiatan ini juga sudah dilaksanakan pada 11-13 Juni 2023 lalu,” ujar Jalaludin.
Namun, karena panjang pantai di Pesisir Loji mencapai sekitar 2 kilometer, masih ada beberapa area yang belum tertangani dengan baik.
Jalaludin mengidentifikasi bahwa sebagian besar sampah yang ditemukan adalah jenis limbah anorgan seperti kain dan plastik.
“Memang panjang pantai sepanjang Loji ini sekitar 2 km jadi yang posisi 300 meter ke sebelah arah perbatasan antara Loji dengan Sangrawayang ini memang belum tertangani kelihatannya,” terangnya.
Jalaludin mengatakan langkah pertama yang diambil adalah melakukan pembersihan bersama-sama dengan semua pihak terkait dan stakeholder.
Dalam hal ini, pimpinan daerah dan TNI turut ambil bagian dalam upaya bersih-bersih pantai.
Semua pihak berharap agar sampah yang menumpuk dapat segera diatasi.
“Untuk langkah eksisting, kita tangani dulu bersama-sama dengan seluruh stakeholder dan pimpinan. Kemarin dalam rangka Karya Bakti TNI dan dari Pemda, semuanya hadir. Mudah-mudahan sampai besok kami bisa melihat posisi sampah yang lebih bersih,” tambahnya.
Terkait progres pembersihan, Jalaludin mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah mencapai sekitar 60 persen.
Meskipun demikian, proses pengangkutan sampah yang sudah ditumpuk masih memerlukan perhatian khusus.
“Mudah-mudahan sampai besok bisa selesai dengan maksimal alat berat yang didatangkan,” ungkap Jalaludin.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: AA Rohman






