Nusa Putra Kenalkan Teknologi Tren Masa Depan ‘Minimalist LoT’, Apa Itu?

Rabu, 3 Mei 2023 - 11:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUNI.COM – Universitas Nusa Putra (UNP) Sukabumi kembali meperkenalkan kepada para mahasiswa tren terbaru di bidang teknologi Internet of Things (IoT) alias ‘Minimalist IoT’.

Dosen Teknik Elektro sekaligus Ketua Program Studi (Prodi) S1 Teknik Elektro UNP, Aryo De Wibowo mengatakan, konsep minimalist IoT perlu diperkenalkan dari mulai saat ini.

Sebab, melalui konsep tersebut bisa membatasi penggunaan sensor dan perangkat IoT pada hal-hal yang benar-benar diperlukan, sehingga meminimalisir biaya, daya dan masalah keamanan yang mungkin terjadi.

“Beberapa alasan mengapa minimalist IoT menjadi tren di masa depan, antara lain karena biaya yang lebih murah, penghematan daya, dan mengurangi risiko masalah keamanan. Selain itu, penggunaan minimalist IoT juga membantu menjaga privasi pengguna, mengurangi jejak karbon, dan meningkatkan efisiensi energi,” ujar Aryo, Rabu (03/05/2023).

Ia menjelaskan, untuk sektor pertanian, sensor minimalis digunakan untuk memonitor kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan kelembaban tanah, sedangkan di sektor kesehatan, teknologi IoT digunakan untuk memantau pasien dan memberikan perawatan jarak jauh.

Namun, ada juga beberapa tantangan yang perlu diatasi dalam penerapan minimalist IoT, seperti standarisasi perangkat, interoperabilitas, dan integrasi data.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan adopsi standar terbuka dan kerjasama antara industri dan regulator.

“Pembahasan ini memberikan gambaran umum tentang minimalist IoT sebagai tren di masa depan, dengan fokus pada manfaat dan tantangan yang dihadapi. Hal ini dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa Teknik Elektro tentang bagaimana IoT berkembang di masa depan dan bagaimana teknologi dapat diterapkan dengan cara yang paling efektif dan efisien,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

 

Berita Terkait

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi
Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara
Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi
September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional
Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z
Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin
Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 23:28 WIB

Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi

Senin, 28 September 2026 - 10:42 WIB

Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara

Minggu, 27 September 2026 - 06:57 WIB

Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi

Jumat, 25 September 2026 - 18:33 WIB

September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB