JURNALSUKABUMI.COM – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, didampingi Kadishub Dedi Chardiman saat peringatan
Hari Tuberkulosis Sedunia secara virtual, dari Pendopo Sukabumi , Kamis (6/04/23).
Ade mengatakan, melalui peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, dalam rangka menggugah kesadaran publik untuk menjaga diri dan lingkungan sekitar dari ancaman Tuberkulosis atau TB.
“Peringatan Hari Tuberkulosis se-dunia ini diadakan dalam rangka meningkatkan kesadaran publik terhadap penyakit tuberkulosis yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan, sosial, hingga ekonomi,” jelas Ade.
Pada setiap tahunnya kata Ade, peringatan Hari Tuberkulosis se-dunia memiliki tema yang berbeda-beda. Tahun ini bertema “Yes! We Can End TB”.
Tuberkulosis merupakan penyakit yang menyerang beberapa bagian tubuh seperti ginjal, tulang belakang, hingga otak, namun pada umumnya lebih umum menyerang paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis.
Penyakit ini merupakan salah satu penyakit menular paling mematikan. Diperkirakan sekitar 4.400 orang kehilangan nyawa karena tuberkulosis setiap harinya.
WHO menyoroti fakta bahwa untuk pertama kalinya setelah satu dekade, kasus infeksi dan kematian karena tuberkulosis meningkat akibat pandemi Covid-19.
Karena hal tersebut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bahwa TBC merupakan penyakit menular yang harus menjadi perhatian bagi bangsa Indonesia.
“DI tahun 2022 kita mendorong untuk mendeteksi penyakit TBC supaya bisa diturunkan dengan usaha dan kerja keras kita semua kasus TBC di Indonesia tahun 2023 bisa menurun” ungkapnya
Menkes juga Menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk bisa mengurangi perilaku merokok karena salah satu faktor yang menimbulkan penyakit TBC. Untuk itu, Menkes mengajak supaya bisa berhenti dari kebiasaan kebiasaan yang bisa mendorong penyakit khususnya TBC.
Redaktur: Usep Mulyana






