JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, mengenalkan Aplikasi Siperindu atau Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Penduduk.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi menjelaskan, dengan aplikasi ini para pemangku kepentingan diharapkan mampu mengukur, dan menghitung indikator kerentanan.
“Dampak kependudukan atau early warning system, selain menjadi bagian dari advokasi sosialisasi tentang pemanfaatan kajian beserta model solusi strategis pada peringatan dini dampak kependudukan,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (4/4/2023).
Agus menuturkan, peringatan dini pengendalian penduduk sendiri merupakan pemberitahuan mengenai timbulnya kejadian berupa permasalahan maupun tanda lainnya yang terkait dengan dampak kependudukan.
“Melalui aplikasi Siperindu akan mempermudah terimplementasikannya kebajikan yang tepat dalam pengendalian penduduk pada perencanaan pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lokal,” jelasnya.
Termasuk terinformasikannya situasi kependudukan saat ini dan proyeksi 5 tahun ke depan, mulai tingkat nasional provinsi dan kabupaten kota.
“Saya yakin aplikasi ini akan cepat dipahami sebab fitur yang ada di dalamnya diciptakan untuk mempermudah penggunanya,” tutur dia.
Lebih lanjut, selain itu aplikasi siperindu juga dapat digunakan untuk melakukan simulasi rekayasa situasi kependudukan di masa mendatang.
Seperti dengan pengambilan kebijakan dan perencanaan yang lebih sesuai pada kebutuhan masing-masing daerah, guna menyongsong terciptanya bangsa yang maju dan sejahtera menuju Indonesia emas 2045.
“Manfaat utama melalui aplikasi Siperindu ini akan mengukur menghitung indikator kerentanan dampak kependudukan atau early warning system,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur:.Ujang Herlan












