Rekrutmen PPK dan PPS Dinilai Tak Transparan, KPU Kota Sukabumi Digeruduk

Sabtu, 11 Februari 2023 - 13:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat yang tergabung dalam Presidium Alumni (PA) 212 mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, yang dinilai tidak transparan dalam rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS).

Masyarakat yang menggeruduk dengan melakukan audiensi tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Kota Sukabumi Jalan Otista, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, sempat memanas antara Presidium 212 dan Komisioner KPU Kota Sukabumi.

Ketua PA 212 Abi Khalil Asyubki mengatakan, pelaksanaan pemilihan PPK dan PPS di Kota Sukabumi tidak transparan, bukti dan aduan kepada pihaknya.

“Kedatangan kesini untuk mempertanyakan adanya dugaan tidak transparan dalam rekrutmen penyelanggara Pemilu ini,” tutur Abi, pada Sabtu (11/02/2023) saat dihubungi jurnalsukabumi.com.

Menurut Abi, dirinya sempat merasa emosi, pasalnya salah seorang komisioner KPU melontarkan pernyataannya dengan nada tinggi, sehingga perwakilan PA 212 merespon dengan nada yang sama.

“Sebagai pelayan masyarakat harusnya jangan bersikap arogan dan nada tinggi, sehingga kami merasa terpancing,” jelasnya.

Pada proses audiensi pun tidak menghasilkan kesepakatan diantara keduanya dan akan kembali mendatangi KPU Kota Sukabumi, dengan jumlah massa yang banyak.

“Pekan depan kami akan kembali datang dan menggeruduk KPU Lagi, bahkan kami membawa bukti-bukti,” tandasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Sukabumi belum memberikan komentar dan tanggapan saat dihubungi jurnalsukabumi.com.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru