JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat yang tergabung dalam Presidium Alumni (PA) 212 mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, yang dinilai tidak transparan dalam rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS).
Masyarakat yang menggeruduk dengan melakukan audiensi tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Kota Sukabumi Jalan Otista, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, sempat memanas antara Presidium 212 dan Komisioner KPU Kota Sukabumi.
Ketua PA 212 Abi Khalil Asyubki mengatakan, pelaksanaan pemilihan PPK dan PPS di Kota Sukabumi tidak transparan, bukti dan aduan kepada pihaknya.
“Kedatangan kesini untuk mempertanyakan adanya dugaan tidak transparan dalam rekrutmen penyelanggara Pemilu ini,” tutur Abi, pada Sabtu (11/02/2023) saat dihubungi jurnalsukabumi.com.
Menurut Abi, dirinya sempat merasa emosi, pasalnya salah seorang komisioner KPU melontarkan pernyataannya dengan nada tinggi, sehingga perwakilan PA 212 merespon dengan nada yang sama.
“Sebagai pelayan masyarakat harusnya jangan bersikap arogan dan nada tinggi, sehingga kami merasa terpancing,” jelasnya.
Pada proses audiensi pun tidak menghasilkan kesepakatan diantara keduanya dan akan kembali mendatangi KPU Kota Sukabumi, dengan jumlah massa yang banyak.
“Pekan depan kami akan kembali datang dan menggeruduk KPU Lagi, bahkan kami membawa bukti-bukti,” tandasnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Kota Sukabumi belum memberikan komentar dan tanggapan saat dihubungi jurnalsukabumi.com.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












