Miris, Seorang Kakek dan Anak Tewas Hanyut Terbawa Arus Sungai di Citamiang

Kamis, 14 Juli 2022 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang Kakek berinisial O (68) dan cucunya berinisial F (4) hanyut terbawa arus sungai Sumber Jaya, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Kamis (14/7/2022).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kapolsek Citamiang, AKP Arif Saptaraharja menerangkan, pihaknya mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas via telepon.

“Pada jam 14.30 WIB saya dapat laporan dari Bhabinkamtibmas via telepon telah terjadi anak hanyut dan kakeknya di lokasi Kampung  Sawah Lega. Saya bergerak dengan anggota mengecek TKP, memang pada saat itu korban belum ditemukan,” kata Arif.

Arif mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian kedua korban hanyut tersebut.

“Langsung komunikasi dengan instansi terkait, semua alhamdulillah dengan gerakan cepat menyisir TKP. Pada tadi sekira pukul 16.00 WIB korban pertama ditemukan adalah Pak Omay kakeknya yang cucunya yaitu F (4),” jelas Arif.

Lanjut dia, saat ini keluarga korban bersama Kanit Reskrim Polsek Citamiang sedang di Rumah Sakit R Syamsudin SH (Bunut) untuk pengurusan jenazah.

Arif menjelaskan, kronologi yang diterimanya dari warga sekitar, korban berinisial F (4) sebelum kejadian sedang bermain di tepi sungai, kemudian terpeleset ke dalam sungai dengan kondisi arus sungai sedang deras.

“Korban ini sedang bermain terpeleset jatuh ke kali, kebetulan ada kakeknya melihat spontan kakeknya langsung terjun ke dalam sungai itu untuk menolong. Namun karena deras, ikut hanyut terbawa arus,” ucap dia.

Arif menuturkan, kondisi air waktu itu sedang hujan deras dan angin kencang. Sehingga menyebabkan arus sungai deras dan naik ke permukaan hingga 50 cm.

“Korban ditemukan sekitar 4 kilometer dari TKP, lokasi ditemukan korban bukan di kita. Tapi di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, keduanya ditemukan di lokasi yang sama dalam keadaan sudah tak bernyawa,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Berita Terbaru