JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi menyayangkan, keluhan akan kondisi jalan Nasional Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Benda RT. 01/01 Desa Benda, Kecamatan Cicurug, belum juga direspon baik pemerintah pusat.
Padahal, politisi Partai Golkar ini mengaku sudah melaporkan sejak jauh-jauh hari. Akibatnya, kecelakaan maut kembali terjadi sekitar pukul 20.30 WIB Sabtu (21/5/2022) hingga memakan korban jiwa.
“Malam ini, tepatnya di ruas jalan Cicurug-Benda kembali terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Salah satunya disebabkan akibat jalan bergelombang,” kata Agus dalam pesan suara yang dikirim ke jurnalsukabumi.com, Sabtu (21/05/2022).

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2014-2019 ini menilai, jalan bergelombang diindikasi karena tingginya mobilitas truk angkutan barang over tonase alias overload.
“Saya bisa pastikan, jika jalan ini bergelombang akibat truk Aqua maupun truk pasir yang melebihi kapasitas muatan,” kata Agus.
Oleh sebab itu, dirinya meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi untuk segera melakukan tindaka tegas akan persoalan ini.
“Tolong dinas segera turun dan lakukan tindakan tegas bagi kendaraan yang melebihi tonase. Termasuk, minta tanggung jawab kepada perusahaan-perusahaan akan perbaikan jalan secepatnya,” tutup Agus.
Sementara itu, laka maut terjadi saat Dede asal Bogor yang membonceng istrinya itu mencoba menyalip kendaraan di depannya. Pemotor dengan nopol F 5903 EO itu melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.
“Tergelincir, terus karena posisi penumpang di belakang kepala bagian belakangnya terbentur keras kena aspal,” terang Aang, saksi mata dalam insiden itu.
Akibatnya, penumpang yang belum diketahui identitasnya itu meninggal di tempat. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi.
Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan











