Mensos RI Didampingi Kang Fahmi Kunjungi Korban Banjir di Kota Sukabumi

Sabtu, 19 Februari 2022 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana banjir di Kampung Tugu, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jumat (18/2) malam.

Risma didampingi Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi atau biasa disapa Kang Fahmi, meninjau beberapa titik lokasi banjir sambil mendapatkan penjelasan laporan secara lisan dari orang nomor satu di Kota Sukabumi itu.

Risma juga sempat melihat tenda posko evakuasi yang disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, berikut kelengkapan lainnya seperti dapur umum, pos informasi hingga beberapa bantuan.

“Ya, saya atas nama pribadi turut prihatin dan belasungkawa atas kejadian banjir di Kota Sukabumi ini,” kata Risma kepada wartawan.

Lanjut dia, cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas tinggi memang kerap kali mengakibatkan dampak yang beragam, seperti banjir, longsor dan lainnya.

“Kita memang harus bersama-sama masyarakat untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem ini. Karena sering kali kita tidak tanggap,” jelasnya.

Dalam.peristiwa tersebut sambung dia, terdapat korban jiwa, satu orang warga dinyatakan meninggal dunia. Menanggapi hal itu, Risma menuturkan perlu adanya upaya mitigasi bencana di suatu wilayah. Maka evakuasi pertama adalah warga yang tergolong kelompok rentan. Kelompok rentan yang dimaksud seperti lansia, disabilitas dan orang sakit.

“Ini kan kejadiannya yang bersangkutan sakit, Saya sudah buat edaran, cuma kondisinya yang disabilitas dan lansia dan sakit juga. Jadi diberikan tanda di masing-masing rumah yang sakit, disabilitas, atau lansia. Karena memang kalau tidak ada tanda itu, mereka terlupakan yang kelompok rentan ini. Karena itu memang tidak hanya di Sukabumi, di semua daerah harus diperhatikan,” ucap Risma.

Tak hanya itu, mantan Wali Kota Surabaya ini pun mencontohkan tragedi erupsi Gunung Semeru pada Desember 2021 lalu. Saat itu ada seorang perempuan yang ingin menyelamatkan ibunya. Tapi karena sang ibu sedang sakit dan sulit dievakuasi, maka sang anak lebih memilih setia bersama ibunya. Alhasil, keduanya tewas terkena semburan awan panas Semeru sembari berpelukan.

“Kita semua pasti tidak ingin ada keluarga kita yang tertinggal. Tapi kalau kita bersama-sama saya yakin kita bisa lakukan untuk kita semua saling peduli,” ungkapnya.

Berangkat dari kejadian banjir di Baros, Risma mengatakan, perlu adanya kesiapsiagaan pada masing-masing daerah. Apalagi di Jawa Barat, beberapa daerah terkenal banyak perbukitan, dataran tinggi dan lereng. Sehingga ketika terjadi hujan deras yang berpotensi terjadinya bencana banjir dan atau longsor, maka tindakan evakuasi dapat dijalankan dengan benar.

“Ketika curah hujan tinggi, maka kita harus siap evakuasi warga ke tempat tinggi, ke tempat yang aman. Misalnya harus ada tenda yang ada fasilitas tempat tidur. Kemudian di malam hari, ada ronda yang bisa mengingatkan ketika terjadi sesuatu. Kemudian ketika hujan, mau tidak mau mereka sementara harus mengungsi, sehingga jika nauduzbillahi minzalik, terjadi sesuatu mereka bisa mudah menyelamatkan diri,” tuturnya.

Lebih lanjut, terkait dengan penanganan korban di masa pandemi Covid-19, Risma menjamin tim relawan gabungan yang bertugas di lapangan telah memahami SOP-nya, khususnya tim Tagana dari Kemensos RI. Yakni, dengan menyiapkan tempat evakuasi khusus bagi penyintas bencana yang berstatus pasien Covid-19.

“Tagana Kemensos sudah mengerti bagaimana cara mengamankan saat ada penderita yang Covid. Seperti di Bogor, kami menempatkan di tempat khusus. Karena kami dibantu oleh tagana dan relawan-relawan. Mereka tahu bagaimana cara agar tidak terjadi penularan ketika dilakukan evakuasi,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam