JURNALSUKABUMI.COM – Unit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota masih menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kampung Neglasari, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu. Di sisi lain pihak keluarga menceritakan kejanggalan dalam kasus ini.
Ibu kandung korban, Tuti Sumiarti (41), mengatakan anaknya, Elis Setiawati (21) yang dibacok maling baru saja bercerai dari mantan suaminya sekira sebulan lalu. Penceraian dilakukan dengan cara baik-baik.
“Pisah dengan cara baik-baik. Bahkan keluarga cowoknya itu datang ke rumah kami. Saya tidak tahu siapa yang melakukan pembacokan kepada anak saya, yang jelas siapa orangnya itu harus ditangkap dan dihukum,” kata Tuti kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (28/12/2021).
Di sisi lain Tuti menjelaskan ada kejanggalan dalam kasus ini. Maling menggasak dua handphone dari rumahnya, dan satu diantaranya adalah milik Tuti yang kemudian ditemukan warga di sekitaran Kampung Neglasari.
Sementara satu hp lainnya adalah milik Elis yang hingga kini belum ditemukan.
“Satu lagi punya anak saya belum ketemu sampai sekarang. Pasti dibawa maling,” tuturnya.
“Saya berharap agar pelaku pencurian dan kekerasan yang dialami oleh anak saya dapat segera ditangkap oleh aparat kepolisian, dituntut sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
Di sisi lain Tuti mengatakan bahwa polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menemukan puntung rokok yang diduga bekas maling.
“Pas nyampe rumah itu saya lihat anak saya sudah berlumuran darah, langsung saya bawa ke rumah sakit. Jadi saya enggak liat malingnya,” kata Tuti.
Saat ini, Elis tengah menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Setukpa. Ia mengalami patah tulang pergelangan tangan sebelah kiri dan harus menjalani operasi pemasangan pen.
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian dan kekerasan tersebut.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setyaningsih, menjelaskan bahwa aparat kepolisian baru melakukan olah tempat kejadian perkara di kediaman korban.
“Polisi sudah melakukan olah TKP di rumah korban untuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan termasuk bukti-bukti yang ada di lokasi sedangkan terduga pelaku belum ditangkap karena masih dalam proses penyelidikan,” ungkap Astuti.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor






