Cuma Gasak HP Korban, Keluarga ungkap Kejanggalan Kasus Maling Bacok Janda di Sukaraja

Selasa, 28 Desember 2021 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Unit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota masih menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kampung Neglasari, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu. Di sisi lain pihak keluarga menceritakan kejanggalan dalam kasus ini.

Ibu kandung korban, Tuti Sumiarti (41), mengatakan anaknya, Elis Setiawati (21) yang dibacok maling baru saja bercerai dari mantan suaminya sekira sebulan lalu. Penceraian dilakukan dengan cara baik-baik.

“Pisah dengan cara baik-baik. Bahkan keluarga cowoknya itu datang ke rumah kami. Saya tidak tahu siapa yang melakukan pembacokan kepada anak saya, yang jelas siapa orangnya itu harus ditangkap dan dihukum,” kata Tuti kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (28/12/2021).

Di sisi lain Tuti menjelaskan ada kejanggalan dalam kasus ini. Maling menggasak dua handphone dari rumahnya, dan satu diantaranya adalah milik Tuti yang kemudian ditemukan warga di sekitaran Kampung Neglasari.

Sementara satu hp lainnya adalah milik Elis yang hingga kini belum ditemukan.

“Satu lagi punya anak saya belum ketemu sampai sekarang. Pasti dibawa maling,” tuturnya.

“Saya berharap agar pelaku pencurian dan kekerasan yang dialami oleh anak saya dapat segera ditangkap oleh aparat kepolisian, dituntut sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Di sisi lain Tuti mengatakan bahwa polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menemukan puntung rokok yang diduga bekas maling.

“Pas nyampe rumah itu saya lihat anak saya sudah berlumuran darah, langsung saya bawa ke rumah sakit. Jadi saya enggak liat malingnya,” kata Tuti.

Saat ini, Elis tengah menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Setukpa. Ia mengalami patah tulang pergelangan tangan sebelah kiri dan harus menjalani operasi pemasangan pen.

Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian dan kekerasan tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setyaningsih, menjelaskan bahwa aparat kepolisian baru melakukan olah tempat kejadian perkara di kediaman korban.

“Polisi sudah melakukan olah TKP di rumah korban untuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan termasuk bukti-bukti yang ada di lokasi sedangkan terduga pelaku belum ditangkap karena masih dalam proses penyelidikan,” ungkap Astuti.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB