JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat belasan bencana seperti banjir dan longsor terjadi di beberapa wilayah hari ini.
Data dari BPBD pada Kamis (04/11/21) hingga pukul 20.50 WIB, tercatat sebanyak 19 bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak pukul 14.00 WIB sing tadi.
“Kejadian bencana tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda,” kata Kalak BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani Kepada Wartawan.
Bencana longsor yang pertama lanjut Imran, terjadi di lima kelurahan. Namun, yang terparah di lokasi sekitaran Sungai Cijambe, Kampung Bobojong, Jalan Cemerlang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.
Seperti halnya sebuah TPT Dinas Sosial Kota Sukabumi, dengan panjang 17,5 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter ambruk.
“Itu terjadi di Jalan Ciaul Pasir ambruk hingga menutupi sebagian badan jalan saat ini sudah kita evakuasi,” ujarnya.
Imran menyebutkan, kejadian bencana didominasi oleh banjir yang terjadi di 10 titik dengan total rumah terdampak sebanyak 70 unit dengan ketinggian air rata-rata 50 sentimeter
“Yang terparah ada di wilayah Jalan Baros, Gang Amris, RT. 02/01, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 40 kepala keluarga,” imbuhnya.
Selain bencana banjir dan longsor, Imran merincikan, juga terjadi bencana rumah dan atap ambruk di beberapa lokasi.
“Seperti halnya atap rumah ambruk di Kampung Cipejeuh RT.03/ 05, Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros,” paparnya.
Saat ini tambah dia, petugas BPBD dengan dibantu oleh tagana dan sejumlah relawan kebencanaan tengah menyebar melakukan evakuasi di beberapa kejadian.
Selain itu, dengan kondisi tersebut BPBD menghimbau masyarakat agar lebih siap siaga dan waspada mengingat curah hujan dengan intensitas tinggi ini.
“Tim masih berjibaku melakukan evakuasi dilapangan. Kita pun menghimbau masyarakat agar waspada dengan bencana hidrometeorologi Ini,” tandasnya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan






