Viralkan! Komplotan Pencuri Baju Distro di Sukabumi Terekam CCTV

Rabu, 29 September 2021 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pencuri pakaian tertangkap rekaman CCTV. Wajah pelaku yang tengah beraksi di dua distro di Jalan Pelabuhan II, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi terekam jelas.

Rekaman CCTV kasus pencurian baju distro ini pun tersebar luas di media sosial. Pemilik distro yang merupakan kakak beradik mengaku geram.

Pemilik Toko Uday Clothes, Rudi Irawan (38), menyebutkan pelaku beraksi sekitar pukul 15.00 WIB yang pada saat itu kondisi distro sedang sepi. Para pelaku kabur menggunakan kendaraan jenis Toyota Avanza.

“Kondisi distro lagi sepi, mereka masuk bertiga, yang satu ngajak ngobrol saya, satu lagi menghalangi saya dan satu yang bapak-bapak itu pilih baju dan mengambilnya lalu dimasukan ke dalam jaket besar. Saat itu saya tidak konsen karena perhatian saya dialihkan oleh salah satu terduga pelaku, kayaknya sindikat itu mah,” katanya kepada wartawan, Rabu (29/9/2021).

Setelah sukses melancarkan aksinya di Uday Clothes, sambung dia, komplotan pencuri datang ke Toko Chicago Clothes milik adik Rudi.

“Sebenernya mereka itu berempat yang satu lagi menunggu di dalam kendaraan Toyota Avanza dengan plat nomer yang palsu, kami sudah cek nomornya di aplikasi samsat,” ucap Deri Agustian (27) pemilik toko Chicago Clothes.

Dijelaskan Deri, atas kejadian tersebut kedua pemilik toko mengalami kerugian jutaan rupiah. “Saya kehilangan 17 potong celana panjang kisaran Rp 800 ribu, kalau kaka saya tiga lusin pakaian yang ketahuan, kalau dihitung dalam rupiah sekitar Rp 1 juta dua ratus,” tuturnya.

Kedua pemilik toko tersebut mengaku tidak melaporkan hal itu ke pihak kepolisian karena nilai kerugiannya tidak seberapa. Mereka hanya berharap pelaku kapok dan menyadari kesalahannya.

“Saya tidak melaporkan ke polisi karena waktu saya untuk mengurus ke kantor polisinya menggangu aktivitas saya berjualan dan kakak saya juga sama tidak melaporkan, ya semoga dengan diposting di Facebook supaya tidak ada lagi korban,” tutupnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru