JURNALSUKABUMI.COM – Kabupaten Sukabumi, terkenal memiliki kekayaan sumber alam hayati yang melimpah ruah. Potensi kekayaan alam tersebut berupa gunung, rimba, laut, pantai dan sungai (Gurilaps).
Tidak hanya memiliki bonus demografi berupa Gurilaps saja, Kabupaten Sukabumi juga punya keunggulan lain yakni memiliki kampung adat yang tersebar di beberapa kecamatan diantaranya Ciptagelar, Sinar Resmi, dan Ciptamulya.
Demikian disampaikan Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman saat menerima panitia kerja (Panja) Komisi Panja IV DPR RI ke Pendopo Sukabumi, Jumat (24/9/21). Kunker tersebut dalam rangka penyusunan rancangan undang-undang (RUU) tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya di Sukabumi.
” Potensi alam di Kabupaten Sukabumi sangat melimpah. Bahkan sering kita sebut gurilaps. Pariwisata menjadi salah satu potensi utama di Sukabumi. Apalagi adanya Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark,” kata Sekda Kabupaten Sukabumi,.Ade Suryaman kepada jurnalsukabumi.com.
“Kami pun telah memiliki Perbup nomor 36/2019 tentang pedoman penataan lembaga kemasyarakatan desa dan lembaga adat desa. Meskipun secara perdanya belum ada,” tambahnya.
Sekda juga menyampaikan terima kasih kepada Panja DPR RI bersama pejabat pendamping, yang telah datang bersilaturahmi dan memberikan perhatian besar kepada Kabupaten Sukabumi.
“Terutama dalam mengusahakan terwujudnya kelestarian sumber daya alam hayati dan keseimbangan ekosistemnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan, kehadirannya ke Sukabumi untuk menyapa warga Sukabumi dan berinteraksi secara langsung dalam membangun visi yang sama. Khususnya dalam bidang penyelamatan alam semesta.
“Sukabumi merupakan wilayah eksotis yang serba ada. Sukabumi juga terkenal dengan kelompok masyarakat adatnya. Apalagi Sunda sangat tergantung dengan gunungnya. Jadi kami ingin penyelamatan alam dimulai dari kawasan Gunung Halimun,” terangnya.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan






