Rakor Kepengurusan Baru, Begini Kata Ketua Baznas Kota Sukabumi

Rabu, 15 September 2021 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, menggelar rapat koordinasi Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) kepengurusan baru.

Rapat tersebut merupakan langkah pertama pengurusan baru Baznas Kota Sukabumi untuk menggapai target kedepan.

Ketua Baznas Kota Sukabumi, Miftah Amir, menjelaskan rapat bertujuan menyamakan persepsi dalam mengelola ZIS. Selain itu, untuk menyusun kepengurusan dan program-program termasuk terkait transparansi anggaran.

“Karena tanpa disadari pemasukan baznas selama ini.  Berasal dari, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang sudah ada sekitar 79, di 33 kelurahan, 7 Kecamatan 30 SKPD dan 9 lainnya. Kami coba untuk melakukan koordinasi bersama mereka seperti apa keinginannya selama ini,” kata Abdul.

Dalam satu bulan ini, lanjut ketua baru Baznas ini. Pihaknya, sedang memperbaiki sistem kepagawain sistem amil, dan operasional di dalam, dan yang kedua menjawab terkait transparansi anggaran.

“Sehingga akan mengeluarkan SOP untuk mendukung profesionalitas kinerja dan kita saat ini sedang membuat sistem informasi terkait anggaran agar bisa di akses oleh masyarakat ,” imbuhnya.

Sementara lebih jelas pria ramah ini, untuk target ZIS sendiri saa ini berada di angka Rp. 7 milyar. Sedangkan saat ini hanya terkumpul sebanyak Rp. 5,4 milyar. Hal itu, menjadi tugas kepengurusan baru Baznas tahun ini untuk mencapai.

“Jadi 3 bulan kedepan kita harus mencapai sekitar 1,6. Sehingga kita sedang membuat rancangan untuk kepengurusan baru ini,” imbuhnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, mengatakan, kepengurusan baru ini pihaknya optimis baznas bisa menggapai target dan program-program. Apalagi ditambah dengan inovasi-inovasi yang akan dibuat.

“Baznas harus memiliki tips dan dinamis apalagi melihat potensi yang begitu besar jadi masih sangat kecil yang tercollect. Apalagi tadi keterlibatan teknologi, salahsatunya. Kemudian sosialisasi dan edukasi menjadi hal yang paling utama kepada masyarakat. Sehingga potensi yang ada itu bisa terpenuhi,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka
Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:57 WIB

BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Senin, 22 Juni 2026 - 22:24 WIB

Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan

Berita Terbaru

HEADLINE

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Jun 2026 - 10:58 WIB