JURNALSUKABUMI.COM – Semrawut dan banyaknya sampah membuat langganan banjir di Kampung Sindang Palay RT 06/06 Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi.
Jembatan sebagai pembatas dua desa yakni Tenjo Ayu dan Pasawahan tersebut membuat resah warga dan pengendara yang melintas.
Salah seorang warga sekitar Wawan (41) mengatakan jika penyebab banjir bukan karena hujan deras melainkan karena aliran sungai yang terhambat oleh sampah di jembatan tersebut.
“Ini mah bukan karena hujannya tapi karena banyak sampah yang nyangkut di bawah jembatan, jadi aliran air sungai terhambat,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com , Selasa, (20/07 /21).
Selain itu dirinya juga berharap pemerintah bisa mendangarkan aspirasi masyarakat untuk serius dalam menangani hal tersebut.
“Memang ini harus ada kesadaran dan kerjasama semua pihak yakni Pemdes sekitar yang bisa mengkhawatirkan jembatan,” kata Wawan.
Ditambahkan warga lainnya Iyan Mardiyansah (40) menjelaskan, kekhawatiran kondisi jembatan yang rusak dan banjir juga membuat ke perkampungan warga.
“Kalau tak segera membersihkan dan pola hidup buang sampah yang tak teratur bisa berbahaya, karena sampah ini kaitan hulu dan hilir,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Persampaahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi Demis Eriska mengatakan, sampah yang berserakan di sungai berserakan membuat harus ektra kerjasama yang baik.
“Kami mengajak dan melarang warga untuk tidak membuang sampah ke sungai, sampah sungai ini yang merasakan di hilir, meski yang berbuat di hulu,” tukasnya.
Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: FK Robbi












