Miris! Dua Keluarga di Cibadak TInggal di Gubuk Reot Nyaris Roboh

Minggu, 11 Juli 2021 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua keluarga di Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi tinggal di gubuk reot yang nyaris rubuh. Kedua keluarga tersebut sudah menempati gubuk itu selama puluhan tahun.

Dua kelurga tersebut yakni keluaga Iwan Suardi (50), dan Hedara. Mereka tinggal berdekatan menumpang di tanah milik desa setempat.

“Disini saya tinggal sekira dua puluh tahun bersama enam orang anak saya, kerja saya serabutan dan penghasilan tak tentu,” kata Iwan kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (11/7/2021).

Rumah kayu yang dihuni IWan bersama delapan anaknya hanya dua kamar tidur. luas rumah hanya berukuran 5X5 yang berdiri ditanah milik Pemerintah Desa. Bambu dan kayu yang sudah lapuk terlihat compang- camping tak tentu arah dan masih berselimutkan terpal rusak.

Iwan mengaku terpaksa tinggal di rumah reot dan nyaris ambruk itu. Tidak ada pilihan lain bagi Iwan yang sehari-hari hanya bekerja sebagai tukang servis TV.

“Kalau hujan deras saya bergegas mengamankan anak-anak mengungsi kerumah nenek karena takut ambruk. Tiga kali pengajuan oleh ketua RT masih belum ada bantuan dan solusi,” kata Iwan.

Iwan mengaku pernah memiliki harapan ketika rumah yang Ia tempati dijanjikan untuk diperbaiki. Namun hingga saat ini harapan tersebut belum terwujud.

“Saya berharap pemerintah bisa cepat tanggap dan mencari solusinya,”tambahnya

“Bantuan dari pemerintah hanya PKH saja untuk merehab rumah. Hanya saja cuma janji, sampai sekarang tidak ada,”kata

Selain Iwan, satu keluarga lain yang tinggal di rumah gubuk adalah Hedara. Tak jauh berbeda dari IWan, kondisi ekonomi Hedara juga seba terbata.

Sementara itu saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com ketua RT 03 RW 05, Yono Sujana mengatakan bahwa dirinya sering mengajukan permohonan bantuan kepada ketua RW dan Pemdes Desa Sekarwangi. Namun pengajuan untuk bantuan pembangunan rumah layak huni tidak bisa terealiasi karena rumah yang Iwan tempati adlaa tanah atas tanah Desa.

“Harapan dan solusi saya selalu ajukan terhadap pihak berwajib namun tetap saja tidak ada solusi, setidaknya saya meminta kepada pihak pemerintah bisa memberikan solusi untuk kepastian tinggal dan kehidupan yang layak untuk warga kita,”ungkapnya.

Reporter: Ifan | Redaktur : Mohammad Noor

Berita Terkait

Cisaat-Cibadak Enam Jam, Macet Parah di H+3 Lebaran
Sempat Maintenance Aplikasi Silent Center Disnakertrans Kembali Normal 
Disnakertrans Sukabumi Klaim 27 Ribu Pencaker Manfaatkan Layanan Kartu Kuning Online
KDM Biayai Pendidikan dan Kehidupan Anak Satpam Korban Pembunuhan di Bogor
Masa Pemulihan, Pemkab Sukabumi Terima Bantuan Kebencanaan dari PERBAMINDA BPR Jabar-Banten
HCS 2024, Tol Jagoratu Langkah Strategis Pemerintah untuk Majukan Sukabumi
Gala Dinner Istimewa, Bupati Ulas Sektor Wisata dan Kesehatan di HCS 2024
Menolak RUU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Aksi Jalan Mundur dari Balaikota ke DPRD

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 22:53 WIB

Cisaat-Cibadak Enam Jam, Macet Parah di H+3 Lebaran

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:46 WIB

Sempat Maintenance Aplikasi Silent Center Disnakertrans Kembali Normal 

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:23 WIB

Disnakertrans Sukabumi Klaim 27 Ribu Pencaker Manfaatkan Layanan Kartu Kuning Online

Minggu, 19 Januari 2025 - 17:54 WIB

KDM Biayai Pendidikan dan Kehidupan Anak Satpam Korban Pembunuhan di Bogor

Selasa, 14 Januari 2025 - 18:50 WIB

Masa Pemulihan, Pemkab Sukabumi Terima Bantuan Kebencanaan dari PERBAMINDA BPR Jabar-Banten

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Senin, 11 Mei 2026 - 23:03 WIB