Program Jumling Baldatun Center Berakhir? Ade Dasep Beberkan Alasannya!

Jumat, 2 Juli 2021 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Balad Ade Dasep Turun (Baldatun) Center terus menggulirkan program Jumat Keliling (Jumling) ke tiap masjid jami di pelosok desa Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Sukabumi.

Kini, program yang merupakan realisasi janji politik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi periode ke dua ini dipusatkan di masjid jami ke-54 dan desa ke-36 dengan total wakaf Al-Qur’an ke-3240.

Kegiatan Jumat minggu ini pun dipusatkan di Masjid Al-Barokah tepatnya di Kampung Genteng Hilir RT. 02/03, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak.

“Alhamdulilah, kita masih terus istiqomah melaksankan Jumling sebagai bentuk menepati janji politik saya kepada masyarakat,” ujar Pendiri sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center, Ade Dasep Zaenal Abidin, kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (02/07/2021).

Namun, untuk kegiatan sekarang merupakan Jumling yang terakhir menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Sukabumi.

“Dua minggu ke depan Baldatun Center tidak akan melakukan kegiatan Jumling. Ya, kita harus mengikuti dan mentaati aturan pemerintah mengenai penerapan PPKM Darurat yang akan dimulai tanggal 03-20 Juli 2021,” kata Legislator Jajaway fraksi Gerindra ini.

Ia menjelaskan, PPKM Darurat diterapkan untuk memutus penyebaran covid-19 yang tengah mengalami kenaikan jumlah kasus positif. Dalam rancangannya, beberapa pembatasan kegiatan akan diterapkan.

“Oleh karena itu, Jumling juga akan diberhentikan sejenak mengingat pemberlakuan PPKM Darurat ini. Dan setelah selesai kita mulai garap lagi tentunya,” jelas Ayah dari 1800 anak yatim binaan Baldatun Center itu.

Seperti biasa lanjut dia, Jumling diisi dengan cara terus mengkampanyekan kepedulian terhadap anak yatim, wakaf Al-qur’an terjemahaanya serta ajang menampung aspirasi masyarakat.

“Ya, ini sudah menjadi tradisi Baldatun Center sebagai bentuk empati, penyaluran rasa kasih terhadap anak yatim khususnya. Dan kini, sudah mengarah terhadap kesejahterakan anak yatim mulai dari segi kesehatan hingga pendidikannya,” tutup Ade Dasep.

Reporter: Devi | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
11 Ribu Peserta Siap Ikuti Khatam Akbar, Pemkab Sukabumi Pastikan Seluruh Persiapan Tuntas
Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi
Lantunan Al-Qur’an dan Senyum Anak Yatim Warnai Santunan Muharam Warung Sedekah
Milad Ke-54 DMI, Bupati: Jadikan Masjid dan Majelis Ilmu Benteng Pertahanan Moral Generasi
Camp Religi Mubarakah: Pemuda Masjid Dunia Kumpul di Sukabumi
Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:53 WIB

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:00 WIB

Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi

Senin, 6 Juli 2026 - 18:29 WIB

11 Ribu Peserta Siap Ikuti Khatam Akbar, Pemkab Sukabumi Pastikan Seluruh Persiapan Tuntas

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:21 WIB

Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:11 WIB

Lantunan Al-Qur’an dan Senyum Anak Yatim Warnai Santunan Muharam Warung Sedekah

Berita Terbaru