Susan Guru Honorer di Cikakak Terima Bantuan Presiden

Rabu, 5 Mei 2021 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Presiden Joko Widodo, melalui Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif menyerahkan bantuan terhadap guru honorer yang mengalami sakit pada kedua matanya usai melaksanakan vaksinasi tahap dua.

Bantuan itu secara langsung diberikan Kapolres Sukabumi kepada Susan Antela (31) dengan cara mendatangi kediamannya di Kampung Pasir Talaga RT 03/06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi agar dapat membantu selama masa pemulihan.

“Saat ini saya bersama rekan-rekan, dari mulai Pak Danramil, Kapolsek, Camat, Dinkes, ditugaskan oleh Staf Kepresidenan untuk mengawal bantuan ini,” Kata Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (4/05/21).

Pemberian bantuan dari Presiden itu, Sambung Kapolres untuk bekal berobat dan biaya hidup sehari-hari selama masa penyembuhan guru honorer yang sudah mengabdi selama 9 tahun itu.

Karena menurut informasi keluarga Susan Antela sudah kesusahan untuk membiayai pengobatan yang saat ini terus dijalani di RS Hasan Sadikin Bandung.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa berguna untuk berobat dan biaya sehari-hari agar bu susan bisa sembuh,” jelasnya.

Usai Mendapat bantuan, Susan Antela (31) berterimakasih kepada presiden Jokowi Dodo atas bantuan yang sudah ia terima melalui Kapolres Sukabumi. Dirinya optimis bakal terus berjuang agar dapan sembuh seperti sedia kala.

“Kalau perasaan intinya pengen sembuh. Alhamdulillah senang sekali ada perhatian dari pak presiden, kedepannya lebih semangat lagi ingin sembuh, pokoknya terima kasih pak presiden,” ucap Susan Antela sembari terkujur lemas.

Kini kondisi guru honorer tersebut mulai membaik, penglihatan nya pun mulai bisa melihat namun belum sepenuhnya bisa bergerak dan melihat layaknya orang normal.

“Penglihatan kalau awal awal gelap banget sekarang sudah bisa lihat cahaya, melihat bentuk meskipun belum lihat bentuknya sepeti apa,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Usung Perubahan di PWI Jabar, Kang Andhy Tawarkan Program Kesejahteraan hingga Karier Internasional
Hergun Usul Kemendagri Luncurkan Program Wirausaha Pemula untuk Kemandirian Ekonomi Ormas
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru