DP3A Kabupaten Sukabumi Dorong Perempuan di Wilayah Wisata Geopark Ciletuh untuk Terampil

Senin, 3 Mei 2021 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, terus berupaya agar perempuan-perempuan yang ada disekitar tempat wisata Geopark, Ciletuh, Palabuhanratu memiliki kualitas yang baik dan perempuan hebat.

Kepala Bidang PKHPP DP3A Kabupaten Sukabumi, Ela Karmila mengatakan, ini dalam rangka mempersiapkan Global Geopark, Ciletuh, Palabuhanratu, agar perempuan di sana menjadi berkualitas yang dimaksud adalah. Bagaiman DP3A mendorong agar perempuan memiliki potensi dan daya saing dalam berkreasi

“Kami sudah membuat semacam konsep bagaimana supaya perempuan-perempuan di sana itu betul-betul menjadi berkualitas,” kata Ela kepada jurnalsukabumi.com, Senin (3/5/21)

Konsep yang dimaksud sambung Ela, semacam keterampilan. Agar, perempuan di sana itu bisa berdaya dan bisa meningkatkan ekonominya. Selain itu, mereka juga harus tahu bermacam-macam bahasa.

“Seperti bahasa korea atau bahasa inggris. Kalaupun mereka tidak bisa mengucapkan minimal mengerti apa yang diucapkan oleh tamu, terutama tamu asing dan pendidikan bahasa ini bukan dimaksud ke perempuan saja melainkan para nelayan pun harus bisa,” ujarnya

Saat ini di sekitaran wisata Global Geopark, Ciletuh, Palabuhanratu, banyak home stay. Maka dari itu Ela mengimbau kepada masyarkat khususnya yang ada di wilayah lokasi wisata, jangan sampai judulnya home stay tetapi pelayanannya (plus-plus red).

“Jangan sampai home stay yang ada di sekitar wisata itu, judulnya home stay tetapi pelayanannya plus-plus. Itu yang saya khawatirkan,” tandasnya.

Saat ini, di lokasi tersebut banyak perempuan dan ibu-ibu muda. Mereka itu harus siap dan tangguh, untuk mendapatkan pengetahuan, dari hal ekonomi dan harus semangat belajar.

Pasalnya, sambung Eli, DP3A saat ini tengah mempersiapkan dan akan bekerja sama dengan pihak pendidikan guna membantu bagaimana nantinya yang putus sekolah bisa kembali melanjutkan.

“Belajar tentang pendidikan, kalau memang lulusan SD yang kita kerja sama dengan pihak pendidikan supaya naik jadi SMP dan yang SMP naik ke SMA dengan metode ikut paket pendidikan,” tuturnya

Lantaran di,sana didominasi dengan mantan TKW Lanjut Ela, DP3A juga akan berupaya mendidik bagaimana meningkatkan ekonominya, tanpa harus meninggalkan anak dan suaminya.

“Contohnya, memberikan pendidikan keterampilan, seperti membuat cendramata atau oleh-oleh dengan berbahan baku lokal,” ungkapnya

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng
Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
DLH Sukabumi Dorong Desa Wisata Berbasis Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:10 WIB

Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:09 WIB

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB