Demokrasi Sehat: Jangan Kotori Musda KNPI Kota Sukabumi!

Rabu, 14 April 2021 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Inisiator Komunitas Demokrasi Sehat, Lupi Pajar Hermawan, angkat bicara terkait adanya biaya administrasi sebesar Rp 5 juta kepada setiap Bakal Calon (Balon) Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi.

Karena menurutnya, idealnya biaya penyelanggaraan Musda KNPI dicover oleh dana hibah dari Pemerintah Kota Sukabumi.

“Saya rasa soal adanya biaya administrasi tidak begitu jadi masalah, selama itu disepakati oleh para panitia. Tetapi yang menjadi persoalan, apakah dana hibah yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak bisa mengcover Musda KNPI?. Saya rasa pemerintah harus support pada kontestasi pemuda ini,” jelasnya kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (14/4/2021).

Kendati penyelenggaraan Musda tentunya pasti memerlukan anggaran, namun jangan sampai biaya administrasi yang disepakati menjadi hambatan bagi para pemuda Kota Sukabumi yang memiliki keinginan membangun Kota Sukabumi namun keterbatasan biaya.

“Memang saat ini pemilu apapun, termasuk KNPI pastinya memerlukan biaya untuk penyelanggaraan, tetapi idealnya pemerintahan lah yang mendukung persoalan anggarannya, karena jangan sampai biaya administrasi justru menjadikan hambatan bagi pemuda yang baik yang terbatas kemampuan finansial, karena pada dasarnya pada negara yang menganut sistem demokrasi ini semua memiliki hak memilih dan dipilih,” beber Upi.

Selain itu, yang lebih penting dari biaya administrasi pencalonan Musda KNPI Kota Sukabumi, adalah komitmen pemuda dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Bahkan, praktik-praktik kotor yang mencederai nilai demokrasi telah merasuk pada kontestasi politik level pemuda.

“Menurut saya, daripada membahas tentang biaya administrasi pencalonan Musda KNPI Kota Sukabumi, lebih baik membahas masalah komitmen pemuda kita dalam menjaga kualitas serta nilai demokrasi. Jangan sampai, pada tatanan kontestasi politik pemuda ini dikotori oleh praktek kotor, politik uang lah dan lainnya. Jika begitu jangan harap demokrasi kita seperti apa yang dicitakan-citakan para pendiri bangsa, mungkin kalau boleh saya bilang, pemilu yang cukup demokratis saat ini adalah Pemilihan OSIS,” tegasnya.

Reporter : Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Kepatuhan Pajak Perusahaan Pers
Rakor Gugus Tugas KLA Kabupaten Sukabumi Dorong Percepatan Capaian Jelang Deadline
Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day
HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level
Wujud Kekeluargaan, PT Cicatih Putra Sukabumi Tanam Kebaikan bagi Warga Sekitar
Peringatan May Day 2026 di Kota Sukabumi, Disnaker Perkuat Kebersamaan dan Kegiatan Produktif
Disnakertrans Sukabumi Perkuat Koordinasi Jelang May Day 2026
1.685 Pencaker Serbu Job Fair Sukabumi 2026, Peserta Didominasi dari Luar Kota

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:07 WIB

SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Kepatuhan Pajak Perusahaan Pers

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day

Senin, 27 April 2026 - 18:45 WIB

HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level

Senin, 27 April 2026 - 18:10 WIB

Wujud Kekeluargaan, PT Cicatih Putra Sukabumi Tanam Kebaikan bagi Warga Sekitar

Senin, 27 April 2026 - 16:15 WIB

Peringatan May Day 2026 di Kota Sukabumi, Disnaker Perkuat Kebersamaan dan Kegiatan Produktif

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777