Pembangunan Islamic Cicurug Mangkrak jadi ‘Sarang Hantu’

Selasa, 30 Maret 2021 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pembangunan Gedung Islamic Center Cicurug (GICC) yang berlokasi di Kampung Sukamanah, Kelurahan Cicurug, Kabupaten Sukabumi mangkrak dan jadi sarang hantu.

Berdasarkan pantauan Jurnalsukabumi.com, proyek yang dimotori oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi ini sangat kumuh. Terlihat di bestmen bangunan tersebut sudah digenangi air yang berwarna hijau kehitaman. Selain itu, di sekitaran bangunan juga ditumbuhi rumput liar yang tinggi mencapai satu meter.

Kondisi seperti itu dikeluhkan oleh warga. Pasalnya, warga yang berada di sekitaran proyek mengaku bahwa air yang menggenang dan rumput liar yang tinggi merupakan sumber nyamuk yang mengganggu.

“Banyak nyamuk, kadang juga mengeluarkan bau jika ketika setelah hujan, jadi sarang hantu dan serem,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namannya, Selasa (03/30/21).

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelumnya pada tahun 2018, Bupati Marwan Hamami menargetkan pembangunan tersebut harus rampung pada tahun 2019.

Anggaran yang akan dialokasikan sesuai site plan yang terdiri dari empat lantai yang nominalnya ditaksir mencapai Rp 28 Miliar.

Sementara itu, Camat Cicurug Wawan Godawan mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa pembangunan GICC ini akan dilanjutkan pada tahun ini. Namun hal akan terjadi jika tidak ada refocusing anggaran.

“GICC mangkrak betul, kemarin di tahun 2019 sempat tidak ada kegiatan. Kemudian informasi yang kita peroleh bahwa di tahun 2021 akan kembali kegiatan,” terangnya.

Wawan menerangkan, sebelumnya pembangunan gedung tersebut akan kembali dilaksanakan namun terkena refocusing atau tidak masuk skala prioritas.

“Saat ini masih proses, jangan seperti kemarin ada kendala refocusing lagi. Tapi kita memang berharap itu bisa dilanjutkan, sayang asetnya sudah besar,” tuturnya.

Selain itu ia juga memaparkan akan terjadi pengurangan jumlah lantai pada bangunan tersebut berdasarkan reviu.

“Dan informasi yang kita peroleh akan reviu yang artinya akan ada pengurangan jumlah bangun yang sebelumnya ditentukan empat lantai,” tandasnya.

Reporter: Syahrul || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB