Jabinsa di Cikakak Soroti Aktifitas Bangke dan Penyaluran Dana Covid-19

Kamis, 18 Maret 2021 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program Jaksa Bina Desa (Jabinsa) di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, memecahkan sejumlah problematika yang terjadi di tengah masyarakat dari mulai pemberantasan Bank Keliling (Bangke) hingga permasalahan adanya dugaan pemotongan dana bansos di masa pandemi serta penggunaan dana desa yang dialokasikan untuk penanggulangan Covid-19.

Hal ini berkembang saat terjadi diskusi antara peserta yang terdiri dari Camat Cikakak, Sekmat dan para kepala seksi. Wakil dari pemerintah desa/ kelurahan terdiri dari Lurah Cikakak, Kades Cileungsing, Cimaja Cirendang, Gandasolih, Margalaksana, Ridogalih, Sirnarasa dan Sukamaju.

Sementara tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Suakbumi yang hadir diwakili oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) Alfian dan Yasin. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Cikakak, Rabu (17/3/21).

Alfian mengatakan, permasalahan bangke dan penggunaan dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19 menjadi materi pokok pembahasan dalam diskusi tersebut.

Menurutnya, keberadaan bangke ini harus segera diakhiri dan pengawasan penggunaan anggaran untuk Covid-19 yang bersumber dari dana desa harus ditingkatkan dan dikelola secara transparan serta akuntabel.

“Saya berpendapat bangke adalah sebuah lembaga keuangan mikro yang disinyalir ilegal maka harus dijauhi warga karena berdampak negatif pada kegiatan ekonomi warga. Sedangkan penyalahgunaan dana bansos Covid-19, bisa menyeret pelakunya kepada masalah hukum. Ini harus menjadi perhatian semua pihak,” kata Alfian kepada jurnalsukabumi.com di lokasi kegiatan. Acara dimulai pukul 10.00 dan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB.

Para peserta kata dia begitu antusias mengikuti acara tersebut. Dialog berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Bahkan camat dan jajarannya serta kepala desa memberikan apresiasi atas kegiatan Jabinsa.

“Kami telah mendapatkan pencerahan dan pengetahuan tentang hukum dan masalah-masalah yang berkembang saat ini. Semoga hal ini bisa terus dikembangkan dan ditindaklanjuti,” ungkap salah seorang peserta.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:57 WIB

BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB