UPTD Dukcapil Palabuhanratu Jaring Lansia dan Pemula dalam Pembuatan E – KTP

Jumat, 26 Februari 2021 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kantor Unit Pelaksana Tingkat Daerah (UPTD) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Wilayah IV Palabuhanratu, menjaring usia lansia dan pemula dalam pencetakan E- KTP.

Pelayanan pembuatan dokumen kependudukan itu dilakukan dengan metoda jemput bola. Hingga saat ini, jumlah warga yang terjaring dalam operasi yustisi itu mencapai 1.300 keping.

Warga yang mendapatkan pelayanan door to door itu adalah masyarakat yang memiliki tempat tinggal yang jauh dari pusat pelayanan. Di samping itu, akses jalan rusak dan tidak terjangkau jaringan internet. Termasuk warga yang memiliki keterbatan fisik bagi warga lansia dan remaja yang telah berumur 17 tahun.

Demikian disampaikan Kepala UPTD Palabuhanratu, Endra Mulyana, kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (26/2/2021).

Masalah teknis kata Endra kerap menjadi alasan bagi dia dan staf kantor UPTD Palabuhanratu secara maraton melakukan kegiatan turun ke bawah (turba), untuk mempercepat proses perekaman dan pencetakan E – KTP. Pelayanan perekaman dan pencetakan juga dilakukan di hari libur sejak Januari 2021.

” Desa – desa terpencil dan berada di pelosok yang menjadi sasaran utama operasi. Masalah lain yang dihadapi adalah kses jalan yang rusak dan lokasi tempat yang tidak bisa menangkap sinyal internet dengan baik,” kata Endra.

Disamping itu ujarnya, selama hampir 2 bulan ini, dia menyisir daerah – daerah terpencil. Ternyata di wilayah tersebut banyak menemukan warga yang berusia lanjut yang belum memiliki E – KTP. Program jemput bola seperti sekarang ini juga dilakukan berbarengan saat libur sekolah.

Meskipun harus menjalani proses yang cukup berliku, program tersebut banyak manfaatnya baik bagi pihak dinas maupun warga yang membutuhkan pelayanan.

” Pelayanan dilakukan di setiap desa – desa untuk memudahkan warga untuk membuat E – KTP. Jadi tidak ada lagi alasan bagi warga untuk tidak datang ke tempat pelayanan karena faktor jarak. Selain itu juga bisa mempercepat memiliki dokumen administrasi kependudukan (Adminduk). Keuntungan lainnya adalah perekaman dan pencetakan E – KTP kelar satu hari. Warga pemegang KTP juga bisa mendapatkan kemudahan mencairkan dana bansos dan melengkapi berkas lamaran pekerjaan,” pungkasnya.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

MUI Serukan Salat Istisqa di Sukabumi, Ajak Jaga Lingkungan dan Perbanyak Istighfar
Sinergi Ulama dan Umara: Kejari Kabupaten Sukabumi Teguhkan Komitmen Bersama MUI
Milad Ponpes Assalam ke-43, Andreas Tegaskan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berkualitas ‎
Inovasi DKM Al-Muawanah Cimaja, Lumbung Beras Dhuafa Jadi Jembatan Kesejahteraan Warga
Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci
Dari Tahfiz hingga Sprint 100 Meter, 890 Santri Sukabumi Berebut Tiket Menuju PORSADIN Jabar
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
11 Ribu Peserta Siap Ikuti Khatam Akbar, Pemkab Sukabumi Pastikan Seluruh Persiapan Tuntas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIB

MUI Serukan Salat Istisqa di Sukabumi, Ajak Jaga Lingkungan dan Perbanyak Istighfar

Rabu, 23 September 2026 - 12:02 WIB

Sinergi Ulama dan Umara: Kejari Kabupaten Sukabumi Teguhkan Komitmen Bersama MUI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Milad Ponpes Assalam ke-43, Andreas Tegaskan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berkualitas ‎

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:52 WIB

Inovasi DKM Al-Muawanah Cimaja, Lumbung Beras Dhuafa Jadi Jembatan Kesejahteraan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB