JURNALSUKABUMI.COM – Objek wisata Gua Lalay Palabuhanratu yang dulunya menjadi lokasi yang digandrungi wisatawan. Kini miris, lokasi wisata tersebut sudah tidak lagi menjadi incaran wisatawan yang menuju Palabuhanratu.
Area wisata Gua Lalay dimana pengungjung dapat menyaksikan ribuan kelelawar yang menghuni gua yang satu ini. Bahkan wisatawan atau pengunjung dari luar kota sudah tidak asing lagi mendengar tempat wisata ini.
“Sejak dulu sampai sekarang pun nama Gua Lalay sudah tidak asing di telinga wisatawan. Namun, saat ini pengunjung atau wisatawan lebih memilih tempat wisata yang lain yang ada di Palabuhanratu dibandingkan Gua Lalay,” ungkap Rudi yang pernah mengurus Gua Lalay, kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (05/01/20).
Saat ditanya apa saja yang menjadi kurangnya diminati wisatawan ke Gua Lalay itu sendiri, Rudi menjelaskan, meski lokasinya yang hanya 3 Km dari perkotaan wilayah Palabuhanratu, berbagai faktor yakni fasilitas, lokasi kurang bersih dan promosi yang minim.
“Sejak mulai berdirinya PLTU (2008) di Palabuhanratu, pada saat itu lah kira-kira saya berhenti menjadi pengurus Gua Lalay. Dulu ketika saya yang mengurus dan mengelola tempat wisata ini bisa dikatakan pengungjung atau wisatawan selalu meningkat kedatangannya dari tahun ke tahun dan fasiltas yang ada pun terjaga dan terawat,” pungkasnya.
Reporter: CR 5 II Redaktur: FK Robbi












