Aparatur Pemkab Sukabumi Datangi Anak Tukang Kopi yang 23 Tahun Terbaring tak Berdaya

Senin, 28 Desember 2020 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.com – Pejabat Pemkab Sukabumi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi menyambangi rumah Rustandi, Pemuda berusia 23 tahun asal Kampung Babakan Jaya RT 20 RW 03, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi yang seumur hidupnya hanya bisa terbaring tak berdaya.

Pejabat Dinsos yang mendatangi rumah Rustandi diwakili (Plt) Kepala Bidang Rehabiltasi Sosial (Rehsos) Amanudin. Ia datang didampingi Camat Parungkuda, Amir Hamzah, serta Kepala Desa BabakanJaya, Tresna Sundari.

“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir dalam persoalan masyarakat seperti yang dialami keluarga Rustandi ini,” kata Amir Hamzah, Senin (28/12/2020).

Amir menegaskan bahwa Rustandi dan keluarga sudah mendapatkan beberapa bantuan dari pemerintah. Diantaranya terdaftar sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB) dari Kemensos, juga menerima bantuan kursi roda.

“Jangan sampai ada yang menyampaikan bahwa bantuan pemerintah cuma sekian. Kalau dibilang kurang, kan relarif,” tutur Amir.

Ia menyadari pemerintah belum mampu memberikan bantuan penuh kepada Rustandi dan keluarganya. Oleh karena itu, Amir mengapresiasi jika ada masyarakat atau donatur yang menggalang dana untuk membantu Rustandi dan keluarga.

BACA JUGA: Pak Bupati, Mohon Dibantu! Anak Tukang Kopi di Parungkuda 23 Tahun Terbaring tak Berdaya

“Jika ada peluang-peluang lain untuk menambah bantuan kepada Rustandi, akan kami bantu lagi jika memungkinkan,” imbuhnya.

Plt Kabid Rehsos Dinsos Kabupaten Sukabumi, Amanudin, menambahkan Rustandi sudah terdaftar sebagai penerima manfaat program ASPDB dari Kemensos.

“Kami akan mempertahankannya agar Rustandi bisa terus menerima bantuan melalui program ini,” tutur Amanudin

Sementara itu, Rosidah (43), ibunda Rustandi mengaku memerlukan bantuan untuk biaya terapi anaknya. Penghasilannya sehari-hari dari berdagang kopi, serta makanan sangat pas-pasan.

“Untuk popok saja butuh Rp 70 ribu per hari dan itu cukup berat untuk saya. Apalgi suami saya sekarang sudah enggak kerja karena beberapa tahun lalu mengalami kecelakaan,” tutur Rosidah.

Rosidah berharap ada dermawan yang mau membantunya. “Saya jualan juga dapetnya enggak seberapa. Makanya saya minta tolong tetangga, mudah-mudahan ada masyarakat lainnya yang mau bantu,” harap Rosidah.

Reporter: Ilham Nugraha Redaktur | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru
327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Berita Terbaru