JURNALSUKABUMI.COM – Kota Sukabumi masuk ke dalam 44 besar predikat terinovatif dalam Lomba Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Penelitian dan Pengembangan.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Lambar Noviardi Kuswan mengatakan, berdasar surat Kemendagri Nomor 002.6/5929/SJ1, dijelaskan bahwa berkenaan dengan hasil pengisian indeks inovasi daerah hingga tanggal 20 September 2020, telah terhimpun sebanyak 14.897 inovasi yang dilaporkan oleh 485 pemerintah daerah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 192 pemerintah daerah masuk dalam predikat terinovatif. Kota Sukabumi sendiri bertengger di posisi ke 44.
Lomba yang digelar Kementerian Dalam Negeri itu bertujuan membangun budaya dan ekosistem inovasi di daerah. Baik di pemerintahan, industri, swasta maupun pelayanan publik.
Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada mengatakan, inovasi tersebut merupakan terbosan yang dikembangkan untuk memutus rantai birokrasi, efisiensi, efektivitas kerja dan perbaikan mutu pelayanan serta pembangunan budaya inovasi pada tingkat daerah akan meningkatkan daya saing antar daerah.
“Daya saing yang terbangun berimplikasi pada peningkatan daya saing secara nasional,” kata Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada saat mengikuti Video Conference Penilaian Prestasi Kepala Daerah (IGA) 2020 yang bertempat di ruang pertemuan Bappeda Kota Sukabumi, Kamis (05/11/20).
Selain itu lanjut dia, selain Kota Sukabumi Rumah Sakit Umum Daerah Al Mulk mendapat penghargaan dari Markplus Institute sebagai Public Service of The Year Jawa Barat tahun 2020 yang diserahkan langsung oleh Sekda Kota Sukabumi.
“Beragam inovasi yang telah dikembangkan dan diterapkan di Kota Sukabumi. Berbagai perangkat daerah di Kota Sukabumi akan terus berinovasi guna mendapatkan pemerataan pelayanan dan kualitas pelayanan,” pungkasnya.
Reporter: Rizky Miftah Redaktur: Usep Mulyana












