JURNALSUKABUMI.COM – Mungkin istilah prank sudah tak asing lagi didengar. Aksi senda gurau atau candaan tersebut tak sedikit mengandung hal-hal yang dianggap negatif.
Seperti halnya, kejadian yang dialami Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Wilayah III Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang kena prank setelah mendapat telepon misterius dan mengaku telah terjadi kebakaran di wilayah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, kabupaten Sukabumi, Jumat (23/10/2020).
Informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.15 WIB, Damkar menerima telpon dari orang yang mengaku salah satu anggota koramil dan melaporkan telah terjadi kebakaran persis dekat kantor desa. Usai mendapat informasi tersebut para petugas pun langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan membawa satu unit truk damkar.
“Saya dapat informasi katanya dari anggota koramil sekitar pukul sebelas seperapat, kami langsung menuju TKP ternyata tidak ada,” kata Sudirman Anggota Damkar Wilayah III Cicurug kepada jurnalsukabumi.com.
Lanjut ia, ketika sampai di lokasi kejadian, para petugas damkar hanya kebingungan mencari titik apik. Lantaran di lokasi tak ada kejadian kebakaran sama sekali seperti yang dilaporkan penelpon, petugas langsung kembali ke markasnya.
“Ternyata telepon tersebut hanyalah laporan palsu yang hingga kini masih misterius pelakunya,” jelasnya.
Menurut ia, perihal tersebut sudah pernah dialami di tahun-tahun sebelumnya, beberapa kali mengalami kejadian tersebut. Sementara jarak dari markas damkar ke lokasi laporan palsu tersebut setidaknya ada sekitar 7 kilometer.
“Setelah beberapa mengalami kejadian tersebut, waktu itu kami berinisiatif supaya timbul nomor penelpon, dengan cara memasang alat dengan bekerjasama dengan pihak telkom, tetapi saat ini alat tersebut rusak,” tutupnya.
Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Ujang Herlan






