JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi secara resmi diundang Komunitas Kaki Daun dalam acara Talk Show di Kedai Coffe Palagan tepatnya di Jalan Raya Siliwangi, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Rabu, (09/09/2020).
Acara yang merupakan salah satu agenda rutin komunitas ini yakni, program Ngopi Kebaikan. Kali ini, suguhannya pun dikemas lewat Talk Show dengan tema “Penanggulangan Dampak Covid-19 terhadap Perekonomian dan Perdagangan di Kabupaten Sukabumi”.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Anjak Priatama Sukma mengatakan, paska keluar Perpu penanganan Covid-19 difokuskan dalam penanganan bidang kesehatan, dampak sosial dan dampak ekonomi.
“Ya, salah satunya peran pemerintah terhadap perekonomian dan perdagangan ini sudah nampak jelas. Diantarnya, melalui bantuan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Rp 2,4 juta,” ujarnya.
Selain itu kata Politisi PKS ini, Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) sangat berpengaruh pada perputaran ekonomi. Sebab, tercatat hampir 98 pelaku UMKM masih bertahan, yang paling pertama hancur yaitu bidang properti, tambang dan lainnya.
“Oleh karena itu, sebagai bentuk peran aktif legislatif yakni membantu baik secara permodalan maupun pemberdayaannya. Juga, terus berikan kontribusi, upaya-upaya untuk memulihkan UMKM di masa pandemi ini agar pertumbuhan ekonomi kembali normal,” Jelasnya.
Sementara Ketua komunitas Kaki Daun, Saepul Rohman menambah, agenda ini tentunya sebagai wadah aspirasi masyarakat dan keingintahuan sejauh mana peran legislator dalam menanggulangi pengaruh Covid-19 dalam bidang perekonomian khususnya UMKM.
“Jadi konsepnya yakni, Ngopii Bareng Diskusi (Ngobras). Tujuannya, yaitu tidak ada sekat antara wakil rakyat dengan rakyatnya,” sambungnya.
Terpenting dalam acara ini kata Saeful, mendorong pemuda untuk berkreatif dan inovasi salah satunya tetap mencoba dan menekuni usaha garapannya, seperti usaha Kedai Coffe Palagan ini.
“Termasuk, yang kami rasakan kendala saat ini minimnya pelatihan dan permodalan. Hal itu sangat dirasakan seperti aspirasi di keanggotaan kami yang tengah menggeluti usaha pengolahan kayu, sablon dan lain lain,” pungkasnya.
Reporter: CR1 II Redaktur: Ujang Herlan






