JURNALSUKABUMI.COM – Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, cukup tersohor akan kekayaan potensi alam yang eksotis dan wisata yang tak kalah menarik dibanding tempat lainnya.
Akhir-akhir ini, kembali diperkenalkan obyek wisata alam dengan konsep kekinian yang menarik antara perpaduan danau dan kolam renang yang terletak di kaki Gunung Salak tepatnya di Kampung Sukarame, Desa/ Kecamatan, Parakansalak.
Di lahan dengan luas 5 hektare itu Kolam Renang Nazwa menyuguhkan berbagai fasilitas ditambah dengan air asli Gunung Salak, jernih, dan bening, serta sehat tanpa obat. Tak hanya itu, lokasi yang kian diburu pelancong lokal dan luar Sukabumi ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan menyejukan.
“Sebenarnya, mulai dirintis sejak tahun 2017. Setelah semua proses izin, lingkungan dan fasilitas lengkap, baru dibuka awal tahun ini. Bahkan, saat ini pengunjung rata-rata 3000 pengunjung perminggunya,” ujar Owner Kolam Renang Nazwa Parakansalak, H Dedi Damhudi saat ditemui jurnalsukabumi.com, Selasa (04/08/2020).
Mantan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2014-2019 ini juga mengatakan, fasilitas lainnya juga disediakan seperti temapat bermain trampolin, wahana air, memanah, moto atv, terapi ikan, memancing dan lain sebagainya.
“Selain itu, berbagai bentuk tempat selfie yang instagramable, tempat menginap atau villa yang terjangkau harganya dan tempat makan yang menyediakan berbagai masakan yang nikmat,” terang pria jebolan S1 Jurusan Ekonom di salah satu Universitas ternama di Bogor itu.
Lanjut dia, untuk bisa menikmati wisata ini pengunjung hanya dibebankan tiket masuk yang murah dan jarak tempuh yang terjangkau. Bahkan, kendaraan roda empat pun langsung sampai ke lokasi.
“Tiket masuk anak hanya Rp 10 ribu dan untuk dewasa Rp 15 ribu saja. Ini pun hanya sekali bayar ya di pintu masuk Situ Sukarame saja, ditambah parkir gratis,” pungkasnya.
Salah satu obyek wisata kolam renang dengan konsep alam yang menarik ini dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 -16.00 WIB dengan jarak tempuh dari jalan utama Parakansalak ke Situ Sukarame hanya 1 km saja.
Reporter: Herwanto: Redaktur: Ujang Herlan













