Omnibuslaw Dibahas Tengah Pandemi Covid-19, Dua Serikat Buruh di Sukabumi Akan Kirim Karangan Bunga, Jika Disahkan

Senin, 6 April 2020 - 13:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Adanya isu yang beredar, Omnibus Law dibahasa ditengah pandemi corina virus atau Covid-19, dua serikat buruh di Kabupaten Sukabumi, mengancam akan mengadakan karangan bunga dan spanduk sebagai bentuk kekecewaan, jika RUU Omnibus Law tersebut disahkan.

Kedua serikat buruh tersebut. Yakni, Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB.HUKATAN) dan Federasi Serikat Buruh Garteks SBSI Garmen Kerajinan Tekstil Kulit dan Sentra Industri Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB GARTEKS SBSI).

Ditengah perjuangan berbagai pihak dalam situasi wabah atau pandemik Corona. Situasi perburuhan pun kembali menjadi memanas akibat ramai pemberitaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR RI) yang seolah akan memaksakan pembahasan terkait omnibuslaw/cipta kerja.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) F Hukatan KSBSI Kabupaten Sukabumi, Nendar Supriayatna, mengatakan, sangat menyayangkan dan tentunya sangat mengecam khususnya apabila ada anggota DPR RI yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Sukabumi, yang malah ikut mendukung hal tersebut.

“Kami menyoroti mereka para wakil Rakyat dari Dapil Sukabumi yang sekarang duduk di DPR RI, dan apabila jelas – jelas ikut mendukung pembahasan tersebut serta bukan malah konsentrasi terhadap penanganan pandemi ini, kami para buruh akan patungan untuk membuat sepanduk sepanduk protes keras depan pabrik,” bebernya.

Selain itu, serta di berbagai titik sebagai bentuk kekecewaan. Bahkan, sambung Nendar. Pihaknya, akan melakukan pembuatan karangan bunga dan diberikan ke masing masing rumah aspirasi para dewan yang mendukung RUU Omnibus Law tersebut.

“Seharusnya mereka para anggota dewan di DPR RI bisa konsentrasi penuh terhadap penanganan pandemi ini, bukan malah membuat marah jutaan buruh di seluruh Indonesia.” tandasnya.

Masih kata Nendar, Para buruh hari ini jelas jelas hanya dijadikan mesin robot bernyawa, mereka tetap dibiarkan berkumpul untuk bekerja seolah kebal akan virus tersebut demi meraup keuntungan bagi para pengusaha, serta mengalirkan pajak bagi Negara. Tapi, perlindungan hak mereka hari ini di ujung tanduk di meja para wakil rakyat.

“Jelas ini akan menimbulkan gejolak perlawanan dari organisasi organisasi khususnya organisasi yang menaungi buruh.” ujarnya.

Sementara itu di tempat terpisah Ketua DPC FSB Grateks Kabupaten Sukabumi, Azis Pristiadi, juga sangat mengecam keras tentang beredarnya isu bahwa pembahasan Omnibus Law ditengah maraknya pandemi Covid-19.

“Ya, seharusnya lebih konsen dulu terhadap permasalahan yang saat ini terjadi, bukan malah membahas RUU Omnibus Law,” cetusnya.

Terkait dengan permasalahan ini, Azis menuturkan, akan berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Pusat (DPP) guna mengetahui perkembangan RUU Omnibus Law.

“Jika ini disahkan, dan kami diminta menyiapkan massa oleh DPP untuk aksi unjuk rasa, kami siap,” tandasnya.

Reporter: Ruslan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB