Kemenag : Empat Sekolah Rusak Korban Bencana di Sukabumi

Jumat, 3 Januari 2020 - 20:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akibat bencana yang terjadi selama akhir tahun 2019, empat sekolah rusak parah menjadi prioritas perbaikan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi. Dari keempat sekolah tersebut yakni RA Sirojul Ummah, Kecamatan Bojonggenteng, MI Nuruttaqwa, Kecamatan Cidahu, Al-Mansuriyah, Kecamatan Ciemas dan MTS Darul Furqon, Kecamatan Jampangtengah.

“Dari data yang masuk empat sekolah yang rusak parah. Kini Kemenag sedang melakukan upaya bantuan dana baik dari Pemkab, Provinsi maupun Kemenag Pusat,” ungkap Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sukabumi Oja Haerul Syam.

Bantuan yang akan diberikan kepada sekolah yang rusak tersebut, akan terus diupayakan, bahkan pihaknya bergotong royong mengajak kepada sekolah lain untuk saling membantu.

“Kami pun melakukan penggalangan dana, seperti halnya membuat edaran, agar meringankan kepada korban saudara kita,” jelasnya.

Menurut Oja, pendidikan formal yang ada di Kabupaten Sukabumi sendiri, Raudhatul Athfal (RA) sebanyak 262 lembaga, Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 340 lembaga serta Madrasah Tsanawiyah (MTS) sebanyak 270 lembaga dan Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 124 lembaga. Dari sejumlah lembaga tersebut memang dibawah pantauan dan bimbingan Kemenag.

“Kami pun selalu mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh kepala lembaga, agar menjag dan merwawat bangunan yang dimilikinya. Selain itu, untuk berhati-hati saat kegiatan belajar mengajar saat hujan tiba atau deras yang ditambah angin kencang,” pungkasnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji
DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIB

DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji

Selasa, 29 September 2026 - 08:09 WIB

DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Berita Terbaru