Hakordia 2019, GAPURA Berikan Kado Istimewa kepada KPK RI. Apakah Itu?

Senin, 9 Desember 2019 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Unik! Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Dunia (Hakordia) 2019, lembaga masyarakat sipil anti korupsi LSM Gerakan Aktivis Penyelamat Uang Negara (GAPURA) RI menyerahkan kado “istimewa” kepada KPK RI dan para intitusi aparat penegak hukum (APH) di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Sukabumi, Senin (10/12/2019).

Kritikan pedas kegiatan serentak yang dilakukan lembaga anti rasuah ini tampak dari pemberian kado kepada institusi Kepolisian dan Kejaksaan Negeri di daerah. Isi kado yang diberikan berupa ratusan bungkus obat Tolak Angin.

 “Agar para APH di daerah selalu fit dan prima dalam bekerja, tidak sedikit-sedikit masuk angin” ujar Sekjen LSM GAPURA Bulderi Sbastian. 

Pemberian kado berisikan Tolak Angin oleh LSM GAPURA di Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi diterima oleh Kajari Cibadak Kabupaten Sukabumi, Alex Sumarna, sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara di Jakarta,  kado Tolak Angin oleh beberapa personil GAPURA di gedung Merah Putih KPK itu dipimpin oleh Ketua Devisi Analisa Anggara LSM GAPURA, Ari Agustian.

Menurut Ari, pemberian kado tersebut sebagai simbol sakitnya KPK dalam pemberantasan korupsi secara adil dan profesional.

“Secara eksternal KPK telah dibelenggu oleh kepentingan elit negeri ini dari sisi regulatif, dan secara internal KPK sudah dipolitisir dari sisi integritasnya dalam penegakan hukum pemberantasan korupsi secara adil, banyak Lapdu kasus korupsi di daerah berjalan lamban bahkan ada yang diabaikan, semua ini menunjukan KPK sedang sakit di mata publik,” cetusnya.

Maka itu, melalui peringatan Hakordia 2019 ini GAPURA meminta KPK untuk tidak lagi menggunakan pola OTT tetapi lebih mengedepankan strategi Pulbaket dalam rangka menyembuhkan kembali roh KPK baik pada ranah preventif maupun penindakannya.

Melihat posisi KPK RI saat ini, menurut Ketua Umum GAPURA Hakim Adonara, tengah mengalami loosing trust. “Hal ini terlihat dari tidak terjadi hubungan komutatif yang baik antara supremacy of law dengan supremacy of justice di KPK dalam pemberantasan tindak pidana korupsi,” tegas Hakim. 

Selain mengirimkan kado tolak angin, dalam memperingati Hari Anti Korupsi LSM GAPURA juga menyebarkan puluhan spanduk berisi pesan-pesan moral khususnya kepada aparat penegak hukum, “stop mempolitisir integritas dalam penegakan hukum pemberantasan korupsi”. 

Reporter : Ifan

Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 
Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB