Perbaiki Rel Tergerus Longsor, Berapa Personil Diturunkan PT KAI?

Sabtu, 7 Desember 2019 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Perbaikan jalur Kereta Api (KA) lintas Bogor-Sukabumi tepatnya di antara jalur stasiun Parung Kuda – Cicurug di KM 28+2/3, yang longsor pada Jumat (6/12/19) malam. Pihak PT KAI menurunkan sebanyak 200 personil untuk membantu perbaikan rel yang terdampak longsor.

Ketua Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, untuk memaksimalkan penanganan longsor yang berdampak pada prasarana jalur rel sepanjang 15,6 meter ini sekitar 200 personel diturunkan. Sejumlah perangkat material berupa pilar penyangga, bantalan kayu, rel baja untuk penguat jalur dan batu balas telah disiapkan.

Hingga Sabtu (7/12/2019) pagi ini pembuatan konstruksi penyangga pemadatan tanah di lokasi longsor serta pengerukan lumpur menggunakan escavator di lokasi masih berlangsung.

“Proses perbaikan dilakukan melalui kordinasi bersama PT Daop 1 Jakarta dengan Satker DJKA Kementrian Perhubungan,” jelasnya

Diberitakan sebelumnya, peristiwa longsor pertama kali diketahui pihak PT KAI Daop 1 Jakarta melalui laporan warga setempat pada pukul 20.30 WIB, dan segera dilakukan pemeriksaan oleh tim unit Jalan dan Jembatan Daop 1 Jakarta. Pada saat kejadian, longsor tersebut tidak mengganggu perjalanan KA karena operasional KA terakhir telah melalui lokasi longsor.

” Kami PT KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya untuk meminimalisir terganggunya perjalanan kereta api (KA) di lintas Bogor-Sukabumi melalui upaya maksimal untuk perbaikan dapat segera selesai,” katanya.

Reporter : Rawin Soedaryanto
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif
Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Berita Terbaru