Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu kini menghadapi situasi yang semakin memprihatinkan. Untuk bisa berangkat melaut saat air surut, kapal-kapal mereka bahkan harus ditarik atau didorong karena kolam dermaga mengalami pendangkalan parah.

Kondisi tersebut bukan persoalan yang baru muncul. Ketua HNSI Kabupaten Sukabumi Dede Ola menyebut sedimentasi di kolam dermaga sudah mulai terasa sejak sekitar enam tahun lalu dan semakin parah dalam tiga tahun terakhir.

“Kalau sedimentasinya mulai terasa mungkin lebih dari tiga tahun, bisa dari enam tahun yang lalu. Cuma signifikannya tiga tahun ini sudah benar-benar kelihatan pendangkalan,” kata Dede Ola, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut semestinya sudah mendapatkan respons sejak fasilitas dermaga mulai terganggu. Terlebih, dermaga merupakan infrastruktur vital yang setiap hari digunakan nelayan untuk keluar-masuk membawa hasil tangkapan.

“Harusnya kan cepat tanggap. Setahun kelihatan tidak berfungsi mestinya ada respons, ada tindakan,” tegasnya.

Dede Ola juga mempertanyakan kondisi tersebut dari sisi kewajiban nelayan. Menurutnya, nelayan selama ini tetap menjalankan kewajiban berupa retribusi maupun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Namun di tengah kewajiban yang terus berjalan, fasilitas yang menjadi penunjang aktivitas nelayan justru mengalami pendangkalan dan menghambat aktivitas mereka.

“Kan janjinya 30 persen kembali ke daerah. Dulu infrastruktur daerah dapat lewat DAK atau APBN-P. Sekarang giliran dipertanyakan, jawabannya malah efisiensi,” ujarnya.

Menurut Dede, persoalan pengerukan sebenarnya bukan baru kali ini disampaikan. HNSI bahkan telah membawa persoalan tersebut dalam audiensi dengan Komisi IV DPR RI.

Saat itu, kata dia, pengerukan sempat dijanjikan masuk dalam anggaran tahun berjalan. Namun hingga kini tanda-tanda pekerjaan tersebut belum terlihat. Kondisi itu membuat nelayan khawatir pengerukan kembali mundur hingga tahun berikutnya.

Padahal, persoalan di lapangan semakin nyata. Ketika air surut, kapal tidak dapat dengan mudah meninggalkan kolam dermaga. Nelayan terpaksa mencari cara agar kapal tetap bisa keluar menuju laut.

Situasi tersebut bukan tanpa risiko. Kapal yang ditarik maupun didorong melewati dasar kolam yang dangkal berpotensi mengalami kerusakan pada lambung maupun baling-baling.

Persoalan nelayan Palabuhanratu ternyata tidak berhenti pada pendangkalan dermaga. Di tengah kondisi ikan yang disebut sedang bagus, nelayan justru menghadapi persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Dede mengungkapkan kuota solar nelayan mengalami pengurangan dari 320 kiloliter (KL) menjadi 240 KL. Artinya, terdapat pengurangan sekitar 80 KL.

“Kebutuhan nelayan ini mendesak skala prioritas, termasuk kelangkaan solar akibat pengurangan kuota. Dari 320 KL solar dikurangi jadi 240 KL. Ada pemotongan 80 KL,” bebernya.

HNSI, kata Dede, sempat membawa persoalan tersebut ke DPR RI. Namun bukannya kembali seperti kuota awal, kuota solar disebut kembali mengalami pengurangan.

“Setelah audiensi malah dikurangi lagi jadi 230 KL. Dulu saja dengan kuota normal masih kekurangan, apalagi dikurangi pas musim ikan begini, dobel kekurangannya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas mengakui persoalan pengerukan dermaga perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Menurut Andreas, kewenangan pengelolaan kawasan dermaga tersebut bukan berada sepenuhnya di pemerintah daerah. Meski demikian, Pemkab Sukabumi akan mencoba mendorong penanganan pendangkalan.

“Oh, pengerukan dermaga ya? Nanti coba kita koordinasikan karena kan memang itu kalau wilayah dermaga bukan kewenangan kita,” kata Andreas.

Ia mengatakan dampak pendangkalan terhadap aktivitas nelayan perlu menjadi perhatian.

“Nanti coba kita koordinasikan berkaitan dengan akibat dari pendangkalan untuk normalisasi. Insyaallah nanti dikoordinasikan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Ancaman Gerusan Tanah di Depan Mata, Warga Leuwi Gadog Simpenan Desak Normalisasi Sungai Cidadap
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut
Sertijab Kasi Pidum Kejari Kabupaten Sukabumi: Christopher Sinaga Resmi Gantikan Abram Nami Putra
5.400 Peserta Pramuka Sukabumi, Kapolri Listyo Sigit Bicara Ancaman Era Media Sosial
Toko Akuarium dan Kelontong di Palabuhanratu Jual Miras, Polisi Sita Ratusan Botol Beralkohol 
Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Kabupaten Sukabumi Perkuat Penegakan Hukum Humanis
Warga Pasir Honje Palabuhanratu Kesulitan Air Bersih, Polisi Turunkan Water Cannon
Viral Aksi Oknum Wartawan di SD Sukaraja, KDM Langsung Minta Tim Hukum Turun

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Jumat, 4 September 2026 - 12:53 WIB

Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut

Kamis, 3 September 2026 - 18:30 WIB

Sertijab Kasi Pidum Kejari Kabupaten Sukabumi: Christopher Sinaga Resmi Gantikan Abram Nami Putra

Kamis, 3 September 2026 - 13:33 WIB

5.400 Peserta Pramuka Sukabumi, Kapolri Listyo Sigit Bicara Ancaman Era Media Sosial

Rabu, 2 September 2026 - 17:22 WIB

Toko Akuarium dan Kelontong di Palabuhanratu Jual Miras, Polisi Sita Ratusan Botol Beralkohol 

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam