Empat Puluh Kisah, Satu Titik Perjuangan: Calon Sarjana Administrasi Publik UMMI Resmi Diyudisium

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Senin, 24 Agustus 2026. Sebanyak 40 mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial UMMI, resmi menuntaskan perjalanan akademiknya melalui prosesi yudisium.

Yudisium menjadi gerbang penting sebelum para mahasiswa menyandang gelar sarjana dalam Wisuda Gelombang I Tahun 2026 mendatang. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya perjuangan panjang mereka di bangku perguruan tinggi.

Empat puluh mahasiswa, empat puluh kisah perjuangan. Sebagian mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan perjalanan yang relatif lancar. Namun, tidak sedikit pula yang harus melewati jalan berliku, jatuh bangun, tertatih, bahkan menghadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya sampai di titik kelulusan.

Seluruh perjuangan itu bermuara pada satu momen yang sama: Yudisium

Suasana semakin mengharukan ketika mahasiswa, dosen, dan orang tua hadir menyaksikan langsung prosesi tersebut. Tatapan haru dan bangga terpancar dari wajah para orang tua yang melihat buah hati mereka berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi setelah melalui perjalanan panjang.

“Akhlak Lebih Utama daripada Ilmu”

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Dr. Dian Purwanti, M.A.P., menyampaikan pesan mendalam kepada para calon sarjana. Ia mengingatkan bahwa gelar akademik yang diperoleh bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan.

“Amalkan ajaran Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari, dan jagalah akhlak, karena akhlak lebih utama daripada ilmu,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa gelar sarjana yang kelak melekat di belakang nama para lulusan bukan sekadar pencapaian akademik. Gelar itu juga membawa tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik almamater, orang tua, serta agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Gelar Sarjana Bukan Garis Akhir

Pesan senada disampaikan Sekretaris Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Dr. Andi Mulyadi, M.Si. Ia menegaskan bahwa gelar sarjana bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh tantangan.

“Jangan pernah melupakan jasa kedua orang tua yang telah mengantarkan kalian sampai pada titik ini. Tidak ada manusia yang sukses sendirian, ada banyak orang yang terlibat dan turut andil di balik setiap keberhasilan.”

Pesan tersebut mengajak para lulusan untuk tetap rendah hati, bersyukur, dan menghargai setiap orang yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka hingga berhasil mencapai titik ini.

Menyongsong Babak Baru

Prosesi yudisium menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik 40 mahasiswa Ilmu Administrasi Publik UMMI di bangku kuliah. Namun, pada saat yang sama, yudisium juga menjadi pintu gerbang menuju babak baru yang tak kalah menantang: dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan bekal ilmu pengetahuan, nilai-nilai akhlak, serta semangat kemuhammadiyahan yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan, para calon wisudawan dan wisudawati diharapkan mampu menjadi sarjana yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.

Sebab, kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh mampu memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, agama, dan negara.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Cetak Jurnalis Muda, PKBM Ummi Kulsum Kota Sukabumi Bekali Siswa Ilmu Jurnalistik
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Diikuti 1.372 Peserta, AKSIOMA MTs Sukabumi Jadi Ajang Unjuk Bakat
Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional
Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu
Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu
700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Diikuti 1.372 Peserta, AKSIOMA MTs Sukabumi Jadi Ajang Unjuk Bakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu

Berita Terbaru