JURNALSUKABUMI.COM – Dosen Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) turun langsung ke Desa Hegarmulya, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, untuk memberikan edukasi gizi sekaligus pendampingan pengembangan usaha warga.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut digelar melalui program One Village One Department (OVOD) Program Studi Ilmu Administrasi Publik UMMI, Kamis (30/7/2026). Program ini menyasar dua persoalan penting, yakni pencegahan stunting dan peningkatan perekonomian masyarakat desa.
Kegiatan dipimpin Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik UMMI, Dr. Dian Purwanti, M.A.P., selaku penanggung jawab OVOD, bersama Sekretaris Program Studi, Dr. Andi Mulyadi, M.Si.
Dalam edukasi gizi, warga, khususnya kaum ibu, diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi balita dan ibu hamil dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di Desa Hegarmulya.
Sejumlah bahan pangan seperti beras merah, jagung, pisang, daun kelor, telur, daging ayam kampung hingga udang dinilai memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
“Kami ingin masyarakat menyadari bahwa pencegahan stunting dapat dimulai dari dapur sendiri, dengan memanfaatkan sumber pangan lokal yang bergizi dan mudah dijangkau,” ujar Dian Purwanti.
Menurutnya, pemenuhan gizi bagi balita dan ibu hamil merupakan investasi penting untuk mendukung kualitas sumber daya manusia di Desa Hegarmulya.
Selain edukasi gizi, UMMI juga memberikan pendampingan kepada pelaku usaha desa agar mampu meningkatkan nilai jual produk lokal melalui strategi pemasaran digital.
Materi tersebut disampaikan dosen Program Studi Administrasi Bisnis UMMI, Sopyan Saori, M.A.B., yang memberikan pemahaman mengenai inovasi kemasan, penguatan identitas merek hingga pemanfaatan digital marketing.
“Produk lokal Desa Hegarmulya memiliki potensi besar. Dengan kemasan yang lebih menarik, identitas merek yang kuat, dan pemanfaatan pemasaran digital, produk warga dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan bernilai jual lebih tinggi,” kata Sopyan.
Program OVOD ini menjadi bagian dari komitmen UMMI dalam mendampingi desa binaan secara berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
UMMI berharap pendampingan tersebut dapat mendorong Desa Hegarmulya menjadi desa yang sehat, produktif dan mampu mengembangkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghubungkan pengetahuan dan keahlian akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Redaktur: Ujang Herlan











