Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan warga Kampung Cijambe RT. 05/ 07, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, secara lantang menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera merealisasikan relokasi yang telah dijanjikan, Senin (29/06/2026).

‎Massa aksi tersebut didominasi Emak-emak dengan membentangkan bertuliskan “Kami Butuh Relokasi Secepatnya”. Pasalnya, hingga kini belum mendapatkan kepastian, meski telah menunggu selama beberapa bulan.

Ketua RT. 05/ 07 Kampung Cijambe, Yusuf mengatakan warga hanya menginginkan kepastian dari pemerintah mengenai waktu pelaksanaan relokasi.

‎”Kami butuh kepastian relokasi. Sudah sekitar empat hingga lima bulan kami menunggu sejak ada janji dari pemerintah, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian ataupun informasi resmi yang kami terima,” Kata Yusuf ditemui di lokasi aksi.

‎Menurutnya, sebagian besar warga kini tinggal di rumah kontrakan sambil menunggu realisasi relokasi. Kondisi tersebut dinilai semakin memberatkan karena biaya hidup terus meningkat.

‎”Kami memohon kepada pak Bupati agar mempercepat proses relokasi supaya warga tidak terus hidup dalam rasa was-was,” katanya.

‎Di lokasi yang sama, salah seorang warga, Enung (60), menyampaikan harapan serupa. Dengan nada emosional, ia meminta pemerintah segera memberikan solusi atas kondisi yang dialami warga Kampung Cijambe.

‎Ia mengaku banyak keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup di tengah penghasilan yang terbatas. Dirinya juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap masa depan anak-anak mereka, termasuk pendidikan yang terancam terganggu akibat kondisi ekonomi keluarga.

‎”Kami ingin memiliki tempat tinggal yang layak agar bisa kembali menjalani kehidupan dengan tenang. Tolong perhatikan nasib masyarakat Kampung Cijambe,” ungkapnya.

‎Warga berharap Pemerintah segera memberikan kepastian terkait relokasi yang dijanjikan, serta sekaligus solusi bagi masyarakat yang hingga kini masih bertahan di rumah kontrakan dan menghadapi berbagai kesulitan.

‎Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB