JURNALSUKABUMI.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Sukabumi tahun ini dipastikan akan digelar dengan konsep berbeda. Pemerintah bersama para pemangku kepentingan ketenagakerjaan sepakat mengisi momentum tersebut dengan kegiatan positif dan produktif, tanpa aksi demonstrasi.
Hal itu disampaikan dalam rangkaian persiapan yang telah dilakukan melalui sejumlah rapat bersama serikat pekerja, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta berbagai stakeholder ketenagakerjaan lainnya.
“Alhamdulillah persiapan sudah kita lakukan bersama kepanitiaan kegiatan, yaitu serikat buruh dan Apindo, sedangkan kami hanya sebagai fasilitator. Banyak pihak yang berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (27/4)
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur serta panitia yang akan terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Rencananya, peringatan May Day akan dipusatkan di Taman Selabintana dengan berbagai agenda yang bersifat kebersamaan.
Konsep kegiatan yang diusung lebih mengarah pada silaturahmi antar pekerja dari berbagai perusahaan, sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara pekerja dan pemangku kepentingan lainnya.
“Insya Allah kita akan buat semacam perayaan kebersamaan tenaga kerja. Dari berbagai perusahaan kita kumpulkan, kita silaturahmi dan berbagi rasa,” jelasnya.
Terkait identitas May Day yang kerap diwarnai aksi demonstrasi, pihaknya menegaskan bahwa tahun ini seluruh pihak telah sepakat untuk tidak menggelar aksi unjuk rasa. Sebagai gantinya, kegiatan difokuskan pada upaya membangun dunia ketenagakerjaan yang lebih baik.
“Kita sepakat tidak melakukan demo, tetapi mengisinya dengan kegiatan positif dan produktif demi kemajuan dan kesejahteraan tenaga kerja di Kota Sukabumi,” ucapnya.
Pihaknya mengajak seluruh pekerja untuk menjadikan May Day sebagai momentum refleksi dan penguatan solidaritas, serta mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga kerja ke depan.
“Mari kita rayakan May Day dengan hal positif yang memberi makna, untuk kemajuan dunia kerja dan kesejahteraan tenaga kerja yang lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan












