Pencurian Nasabah Bank Modus Gembos Ban, Uang Milik SPPG Rp191 Juta Raib

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pencurian uang nasabah bank dengan modus gembos ban mobil terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Para pelaku membawa kabur uang tunai sebanyak Rp191 juta.

Lokasinya, di SPBU Cimuncang, Jalan Raya Sukaraja – Gegerbitung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 13:30 WIB.

Korban pencurian uang berinisial A (39 tahun) karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Cireunghas.

Kepala Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota Kompol Aguk Khusaini, mengungkapkan aksi pencurian terjadi saat mobil yang dikendarai korban mengalami kempis ban dan akan mengisi angin di SPBU Cimuncang.

“Saat korban keluar mobil untuk memeriksa ban kempes, pada saat itulah diduga pelaku membuka pintu yang tidak dikunci lalu mengambil uang yang di simpan di jok kiri depan,” ungkap Aguk kepada awak media ditemui di Kantor Polsek Sukaraja, Jumat petang.

Ia menjelaskan, korban menuju pulang ke Kecamatan Cireunghas setelah mengambil uang dari BNI Kota Sukabumi. Dalam perjalanan, mobil korban mengalami kempis ban sebanyak dua kali.

Pertama, diberi tahu pengendara motor dengan mengetuk-ngetuk kaca bila bannya kempis. Lalu korban menambah angin ban di pom bensin terdekat. Setelah itu korban melanjutkan perjalanannya.

Namun, di tengah perjalanan ada lagi pengendara motor yang memberi tahu ban kempis dengan mengetuk pintu kaca mobil.

Korbanpun kembali mencari tempat untuk menambah angin.

“Akhirnya mengecek bannya di pom bensin Cimuncang hingga akhirnya terjadi pencurian uang,” jelas Aguk yang pernah bertugas sebagai Kepala Polsek Cisolok.

Dia mengatakan setelah mendapatkan informasi terjadi pencurian uang dengan modus gembos ban, sejumlah anggota Polsek Sukaraja langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk pengecekan.

“Saat ini perkaranya masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah saksi dan korban dimintai keterangan. Informasi, pelaku dua orang dengan menumpang sepeda motor,” kata Aguk.

Terkait status korban, lanjut Aguk, untuk sementara belum diketahui pasti, apakah sebagai karyawan atau pemilik SPPG di Kecamatan Cireunghas. Hanya saja keterangan sementara rencananya uang untuk membayar relawan SPPG.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB