Tambang Cemari Lingkungan di Cihaur, Pemda Sukabumi Panggil PT Golden

Selasa, 8 April 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kini menjadi sorotan setelah terjadi pencemaran lingkungan yang diduga kuat berasal dari aktivitas pertambangan emas PT Golden.

Kejadian ini memicu keresahan masyarakat, terutama para petani yang khawatir terhadap keberlanjutan mata pencaharian mereka. Banjir lumpur yang menggenangi lahan pertanian dan pemukiman warga, serta informasi yang tersebar luas melalui media sosial, akhirnya memaksa Pemerintah Kabupaten Sukabumi bertindak cepat.

Dede Kusdinar, Humas PT Golden, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengadakan rapat terbatas dengan pemerintah daerah untuk merespons isu pencemaran ini.

“Jadi perencanaannya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi membentuk tim hari ini, untuk segera pada Kamis melakukan investigasi di lapangan secara langsung, sehingga untuk mengetahui dampaknya secara valid bersumber dari mana,” ujar Oding sapaan akrab Dede Kusdinar, Selasa (8/4/2025).

Menurutnya, pada 16 Desember 2024, pihaknya sempat menelusuri beberapa sungai besar yang mengalir ke wilayah tersebut dan menemukan bahwa ada empat sungai besar yang bermuara ke Sungai Ciseureuh dan Karang Eme Cibutun, yang menjadi jalur aliran air dan lumpur ke area pertanian.

Selain meminta penyelidikan yang mendalam, Pemda Sukabumi juga membahas mengenai tanggung jawab PT Golden terkait dampak yang ditimbulkan. Dede menegaskan bahwa perusahaan siap untuk bertanggung jawab, namun proses investigasi harus dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan apakah pencemaran ini disebabkan oleh aktivitas tambang mereka atau faktor lain.

“Tentunya ini dilakukan investigasi supaya jelas, mana yang perlu dipertanggungjawabkan yang sifatnya pertanggungjawaban ataupun sifatnya bantuan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mengumpulkan berbagai pihak terkait dalam rapat yang digelar pasca kejadian viral ini.

“Kami sudah memperoleh laporan dari Dinas Pertanian bahwa luasan lahan yang terdampak pencemaran hanya sekitar 28,9 hektare, bukan 50 hektare seperti yang beredar di media,” ungkap Ade.

Mengingat banyaknya tudingan yang mengarah kepada PT Golden, Ade menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memastikan terlebih dahulu apakah pencemaran ini berasal dari aktivitas pertambangan perusahaan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, bersama dengan pemerintah provinsi dan pusat, akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan secara langsung.

“Berdasarkan laporan, izin-izin tambang sebelumnya dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten dan provinsi, dengan perpanjangan pada 2019 hingga 2029. Namun, seiring berjalannya waktu, undang-undang baru mengalihkan kewenangan untuk mineral logam ke pemerintah pusat, yang mulai diterapkan pada 2024 dengan aturan baru,” tambah Ade.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Kendaraan Terlibat Tabrakan hingga Ringsek di Parungkuda, Pengendara Alami Luka Berat
Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang
Hati-hati Pesan WhatsApp Palsu! Nama Pegawai DPRD Sukabumi Dipakai Penipu
Kabel Semrawut di Jalan Utama Cibadak, Warga Khawatir Keselamatan Terancam
Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 
Tragis! Lansia 75 Tahun Meninggal Setelah Terjatuh ke Sumur di Sukaraja
Menu MBG Nagrak Viral karena Hanya 3 Telur Puyuh, Ternyata Begini Penjelasan KSPPG
Motor Baru Seminggu Ikut Terbakar, Dua Rumah di Palabuhanratu Dilalap Api

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:23 WIB

Dua Kendaraan Terlibat Tabrakan hingga Ringsek di Parungkuda, Pengendara Alami Luka Berat

Rabu, 16 September 2026 - 14:03 WIB

Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang

Selasa, 15 September 2026 - 13:33 WIB

Hati-hati Pesan WhatsApp Palsu! Nama Pegawai DPRD Sukabumi Dipakai Penipu

Senin, 14 September 2026 - 15:31 WIB

Kabel Semrawut di Jalan Utama Cibadak, Warga Khawatir Keselamatan Terancam

Minggu, 13 September 2026 - 21:05 WIB

Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam