Usut Penggelembungan Data Siswa, Kejari Kabupaten Sukabumi Geledah Kantor PKBM

Minggu, 25 Agustus 2024 - 16:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tim Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat membongkar kasus dugaan dana fiktif Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Teranyar, tim penyidik Adhyaksa itu menggeledah Kantor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Kecamatan Ciambar, Minggu (25/8/2024).

Pantauan jurnalsukabumi.com, tim berseragam rompi hitam bertuliskan penyidik itu tiba sekira pukul 10.15 WIB dengan dipimpin langsung Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Sukabumi, Agus Yuliana Indra Santoso.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Sukabumi, Agus Yuliana Indra Santoso secara teliti saat melalukan pemeriksaan berkas.

Mereka, memeriksa sejumlah dokumen kurang lebih dua koper yang merupakan data-data penunjang di PKBM tersebut. Termasuk mengamankan dua kendaraan sepeda motor bernopol F 4302 UCD dan F 2755 UCG. Serta, kendaraan roda empat bernomor polisi F 1546 QZ sebagai barang bukti.

Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Sukabumi, Wawan Kurniawan mengungkapkan, penggeledahan tersebut merupakan tidak lanjut dari penanganan perkara dugaan PKBM fiktif, pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

“Ya, ini masih kaitannya dengan pengajuan fiktif anggaran PKBM ataupun penggelembungan data peserta didik sehingga anggaran yang diterima tidak sesuai dengan fakta di lapangan,ā€ ujarnya.

Tim Pidsus Kejari Kabupaten Sukabumi secara teliti saat melalukan pemeriksaan berkas.

Wawan menambahkan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci perkara penyelewengan dana yang diduga dilakukan Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten Sukabumi tersebut.

“Sampai saat ini bidang pidana khusus masih terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi hingga sampai ke penggeledahan seperti hari ini. Intinya, dalam waktu dekat akan kami segera sampaikan hasilnya,” tutup Wawan.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru