Kang Ade: Harga Bapokting Stabil, Inflasi Kabupaten Sukabumi Terkendali

Senin, 12 Juni 2023 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menjelaskan, bakwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok dan barang penting, masih stabil. Kabar ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi.

Demikian disampaikan kang Ade, saat mengikuti rapat koordinasi  tim penanganan inflasi daerah tahun 2023, bersama Kemendagri Tito Karnavian secara virtual, Senin (12/6/2023).

“Hasil cek ke lapangan kemarin untuk harga telur ayam ras mengalami kenaikan dikisaran Rp32 ribu. Namun untuk pasokan dari peternak cukup tersedia, hanya perbedaan harga saja,” ujar Ade.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memonitoring kestabilan harga dipasaran terutama untuk komoditi ayam ras dan telur.

“Secara keseluruhan posisi Kabupaten Sukabumi cukup aman,” ujarnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyatakan terdapat tiga komoditi yang mengalami kenaikan di minggu kedua bulan Juni antara lain, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang putih dan jagung. Pihaknya akan terus mentolerir kestabilan harga yang tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah.

“Yang perlu kita waspadai kenaikannya tidak terlalu tinggi dan terus menerus naik. Kalau kenaikan dalam harga yang masih bisa ditolerir mungkin masih bisa kita kendalikan dan tidak memberatkan masyarakat,” tuturnya.

Mendagri meminta, agar Badan Pangan Nasional tetap melakukan intervensi yang sama dengan minggu-minggu sebelumnya yaitu pamungkas fasilitasi distribusi pangan.

Terutama bagi daerah-daerah yang perlu di intervensi melalui gerakan pangan murah dan penyaluran cadangan pangan pemerintah seperti beras, daging, dan telur serta harmonisasi harga tertentu.

“Badan Pangan Nasional akan membantu intervensi daerah-daerah rentan rawan pangan termasuk penambahan asupan pangan atau gizi untuk anak SD di sepuluh provinsi dan 50 kabupaten/kota,” ungkapnya

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri berpesan agar daerah-daerah sentra produksi, dinas pertanian diminta untuk mewaspadai terjadinya kekeringan baik adanya upaya percepatan tanaman maupun perbaikan saluran irigasi agar ketersediaan air.

“Kami meminta bantuan kepada teman-teman TNI AU untuk memodifikasi cuaca agar terjadi turun hujan di daerah-daerah yang rawan kekeringan karena akan menyebabkan rawan kekurangan produksi,” ujarnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Heri Gunawan: Jangan Atasnamakan Rakyat untuk Kritik Destruktif Program Makan Bergizi Gratis
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis
Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”
Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur
Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday
Belum Ada PJU, Pengguna Jembatan Baru Pamuruyan Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:20 WIB

Heri Gunawan: Jangan Atasnamakan Rakyat untuk Kritik Destruktif Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:13 WIB

BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”

Berita Terbaru