Pesantren Al-Barokah Lapas Sukabumi jadi Tempat Para Narapidana Perkuat Keagamaan

Jumat, 5 Mei 2023 - 14:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka mewujudkan pembinaan dan pelayanan prima, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi  menyelenggarakan kegiatan pesantren untuk memperkuat pendidikan agama bagi para narapidana.

Kegiatan pesantren ini diikuti oleh seluruh narapidana Lapas Sukabumi yang beragama Islam secara bergantian sekitar 150 orang setiap harinya.

Pembinaan kepribadian ini dilaksanakan di Pesantren Al Barokah Lapas Sukabumi yang sudah terdaftar di Kemenag No Statistik 51327207085 yang bekerja sama dengan pengajar dari Kementerian Agama Sukabumi.

Diketahui Pesantren Al Barokah Lapas Sukabumi sudah berdiri dari 2018 yang dipimpin oleh Asatidz Dedi Rizaludin dari Kemenag Kota Sukabumi.

Kepala Lapas Sukabumi, Christo Toar menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran agama kepada para narapidana, sehingga mereka dapat memperbaiki akhlak dan meningkatkan keimanan selama menjalani masa hukuman di Lapas.

“Di Lapas Sukabumi terdapat pesantren Al Barokah yang bekerja sama dengan pengajar dari Kementerian Agama, tujuannya agar para narapidana dapat memahami agama dan bisa memperbaiki diri,” tutur Christo.

Christo menjelaskan, kegiatan pesantren ini juga merupakan bagian dari program rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi narapidana. Diharapkan dengan kegiatan ini, mereka dapat lebih memperkuat iman dan taqwa serta mampu kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik.

“Ini merupakan bentuk  program rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi narapidana yang bekerjasama dengan Kemenag Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Salah seorang narapidana TP (44) mengaku merasakan dampak positif dari program pesantren Al Barokah Lapas Sukabumi.

” Alhamdulillah saya sudah melalui berbagai jenjang pengajian mulai dari Iqro dan sekarang sudah sampai membaca Al Quran, sebelumnya saya tidak bisa membaca Al Quran,” ucap jelas TP.

Sementara, salah seorang ustaz Pesantren di Lapas Sukabumi, Dedi Rizaludin mengatakan, harapannya kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya untuk meningkatkan pendidikan agama bagi para narapidana. Sehingga mereka dapat menjadi manusia yang lebih baik dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Harapannya para narapidana dapat berubah menjadi lebih baik, asalnya diluar dia jauh dari agama, ketika di Pesantren Al Barokah Lapas Sukabumi dapat lebih meningkatkan iman dan ketaqwaannya,” ucap Dedi.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru