PTPN VIII Kebun Cibungur Gencar Sosialisasi, Terkait Apa?

Rabu, 1 April 2020 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kampanye hitam terhadap produk unggulan Indonesia (Sawit) semakin marak berkembang dan sudah menjadi tantangan bagi industri sawit baik perusahaan swasta maupun BUMN.

PTPN VIII merupakan salah satu anak perusahaan BUMN yang bergerak di sektor perkebunan dengan lebih dari satu komoditi.

Manajer Kebun Cibungur Heru Timuryanto mengatakan bahwa saat ini tengah berkembang mitos yang tidak benar terhadap industri kelapa sawit. Salah satu yang menarik perhatian, menurutnya, yakni maraknya tulisan berupa buku dan pandangan terhadap isu deforestrasi (penghilangan hutan alam) yang timbul dari pengelolaan kelapa sawit.

“Kita jangan terlalu cepat percaya dengan berita yang beredar saat ini. Mana yang mitos, mana yang fakta,” katanya.

Ia mengatakan pemahaman yang salah itu dapat berakibat buruk pada perkembangan bisnis kelapa sawit. “Sebenarnya biofuel dari kelapa sawit itu justru mencegah deforestasi. Seharusnya masyarakat mencari informasi tentang kelapa sawit dari sumber yang terpercaya”.

Untuk itu belum lama ini manajemen Kebun Cibungur terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat beberapa Desa yang berada di sekitar kebun. Salah satunya sosialisasi ini dilakukan di Desa Ubrug yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Muspika Warungkiara, Kepala desa, BPD, Karang Taruna, LPM, Tokoh masyarakat dan Tokoh Ulama.

Heru mengatakan industri sawit yang akan di jadikan sebagai pengganti karet merupakan salah satu pilihan terbaik bagi pemerintah dan juga masyarakat, ia pun menyampaikan salah satu mitos yang menyebutkan perkebunan kelapa sawit boros menggunakan air di bandingkan tanaman lainnya, faktanya dari berbagai penelitian menemukan hal menarik tentang tanaman yang paling hemat air dalam menghasilkan bioenergi yakni kelapa sawit.

Ia mengatakan begitu banyak referensi buku yang dapat dilihat oleh masyarakat melalui internet perihal mitos dan fakta Kelapa sawit, salah satunya buku yang diterbitkan oleh Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) yang sekaligus menjawab keraguan masyarakat terhadap tudingan yang dialamatkan kepada industri kelapa sawit sejauh ini.

Reporter: Riki

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026
Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang
Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:50 WIB

BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:14 WIB

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terbaru