Asosiasi Petani Jambu Kristal Bojong Farm Dibentuk di Cikembar, Tujuannya Apa?

Senin, 2 Maret 2020 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan petani jambu kristal yang ada di wilayah Desa Bojongjembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi membentuk Asosiasi Petani Jambu Kristal Bojong Farm, Senin (2/3/2020). Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan komunikasi antar petani jambu kristal.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di saung yang ada di area kebun jambu kristal. Selain dihadiri puluhan petani, juga dihadiri Kepala Desa Bojongkembar, perwakilan BPD, Kepala Balai Pelatihan Pertanian kecamatan Cikembar, Penyuluh Pertanian Lapangan desa Bojongkembar dan tokoh masyarakat.

Para petani jambu kristal di Cikembar membentuk asosiasi. Foto: Ruslan AG/jurnalsukabumi.com

Setelah dilakukan musyawarah serta pemilihan dan masukan dari beberapa tokoh masyarakat, petani dan pemerintah Desa, akhirnya Hima Imadudin terpilih sebagai ketua Asosiasi Petani Jambu Kristal Bojong Farmdan langsung dikukuhkan oleh kepala desa Bojongkembar.

Kepala Desa Bojong Kembar, Solehudin Wahid menuturkan, sangat mengapresiasi dengan semua kegiatan petani ini dan berharap jambu kristal bisa menjadi ikon pertanian di desa Bojongkembar. dan bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Di tempat sama, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Cikembar, Maman, mengatakan, dengan adanya asosiasi ini berarti petani jambu kristal sudah mempunyai wadah. Baik itu pengetahuan tentang cara belajar bertani ataupun pengembangan pasar.

“Juga bisa memudahkan komunikasi sesama petani.” bebernya.

Sementara itu Ketua Asosiasi Petani Jambu Kristal Bojong Farm, Hima Imadudin mengatakan, lahan dan iklim di wilayah Desa Bojongkembar sangat cocok untuk budidaya pertanian jambu kristal. Kondisi itu tentu akan menghasilkan buah yang bagus dengan rasa yang lebih manis dibanding daerah lain.

“Sudah ada permintaan untuk ekspor dari beberapa perusahaan, program kita secepatnya mengajukan sertifikasi kebun sebagai salahsatu persyaratan untuk bisa ekspor,” pungkas Hima.

Reporter : Ruslan

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik
Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif
Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional
SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:07 WIB

IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:18 WIB

Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:35 WIB

BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Berita Terbaru