Anggota Khilafatul Muslimin di Sukabumi dan Cianjur Deklarasi Setia kepada NKRI

Selasa, 28 Juni 2022 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah anggota Khilafatul Muslimin melakukan deklarasi di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/6/2022). Mereka berikrar untuk setia dan turut serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para anggota membacakan ikrar bertajuk Deklarasi Kebangsaan Khilafatul Muslimin Ummul Quro Sukabumi. Isinya menyatakan bahwa Khilafatul Muslimin mengakui, dan setia kepada NKRI dengan menjunjung ideologi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, yang terhimpun dalam kategori empat pilar kebangsaan.

Pada prosesnya, hadir jajaran TNI dan Polri Kota Sukabumi, Komisi Hukum dan HAM MUI Kabupaten Sukabumi Dadang Saepudin, dan Asisten Pemerintah Daerah (Asda) Adriana. Deklarasi tersebut dinyatakan oleh tiga cabang Khilafatul Muslim yakni Cikembar, Sukabumi, dan Cianjur.

Asda Adriana mengatakan, mulai hari ini kegiatan apapun yang mereka lakukan harus menganut kepada koridor-koridor yang ada. Yang mana menganut pada asas dan ideologi kebangsaan dan bernegara di Indonesia.

“Oleh karena itu hari ini, atas inisiatif yang ada kita undang mereka untuk mendapat kesepahaman. Jadi, apa yang dilakukan oleh mereka dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah tidak boleh berseberangan,” tegas Adriana.

Adriana menambahkan, setelah deklarasi tersebut pihaknya akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama, tokoh keagamaan, dan Kabid Kesbangpol untuk mengawasi dan melakukan pembinaan.

Sementara itu, Komisi Hukum dan HAM MUI Kabupaten Sukabumi Dadang Saepudin menuturkan, MUI Pusat memberikan arahan untuk silaturahmi dengan organisasi keagamaan yang belakang menyita perhatian publik karena ideologi khilafah yang diusung.

“Itu kan ajaran di Alquran dijelaskan dan diulang, akan tetapi yang jadi persoalan adalah bagaimana orang menafsirkannya secara kelompok baik pribadinya, maupun yang kepada kelompoknya,” ujar Dadang.

Lebih lanjut dia mengatakan, terkait kegiatan dan kelangsungan keberadaan Khilafatul Muslimin pihaknya akan berkonsentrasi kepada fatwa MUI.

“MUI pusat juga sudah memberikan arahan kepada kita untuk bersilaturahmi dengan mereka, bagaimana mestinya. Karena jangan sampai di isolir dengan masyarakat sekitar, kita akan dalami sesungguhnya seperti apa,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terbaru